Dari 189 Masjid, PCNU Bone Bolango Siapkan Kelanjutan Safari Keagamaan hingga Periode 2031

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 10:15 WIB
Ketua PCNU Bone Bolango Suleman Adadau saat melakukan pertemuan dengan Bupati Bone Bolango Ismet Mile di Ruang Kerja Bupati, Kamis (24/9/2026). (F. Munifa/Diskominfo)
Ketua PCNU Bone Bolango Suleman Adadau saat melakukan pertemuan dengan Bupati Bone Bolango Ismet Mile di Ruang Kerja Bupati, Kamis (24/9/2026). (F. Munifa/Diskominfo)

Gorontalopost, SUWAWA – Program Safari Ahlussunnah wal Jamaah yang telah menyambangi 189 masjid di Bone Bolango dipastikan masuk dalam agenda keberlanjutan PCNU Bone Bolango untuk masa khidmat 2026–2031.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua PCNU Bone Bolango Suleman Adadau saat melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Bupati Bone Bolango Ismet Mile di Ruang Kerja Bupati, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Delapan Bagian Setda Kabupaten Gorontalo Satukan Langkah, Sugondo: Jangan Bekerja Sendiri-sendiri

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas keberlanjutan program organisasi. PCNU dan pemerintah daerah juga membicarakan persiapan Hari Santri Nasional 2026 yang akan diperingati pada 22 Oktober 2026.

Suleman menjelaskan, periode 2026–2031 merupakan periode kedua kepengurusan PCNU Bone Bolango. 

Sejumlah program yang telah dijalankan sebelumnya akan tetap dipertahankan, salah satunya Safari Ahlussunnah wal Jamaah yang telah menjangkau masjid-masjid di berbagai wilayah.

Jangkauan program tersebut bahkan sampai ke wilayah Pinogu, Bulango Ulu, dan Bone yang memiliki akses cukup jauh. 

Bagi PCNU, pengalaman tersebut menjadi dasar untuk terus menggerakkan program serupa pada periode berikutnya.

“Pada masa khidmat sebelumnya, Safari Ahlussunnah wal Jamaah telah terlaksana di 189 masjid. Kami ingin kegiatan ini terus berjalan dan menjangkau wilayah-wilayah lainnya pada periode kedua,” ungkap Suleman.

Keberlanjutan safari tersebut menjadi salah satu cara PCNU menjaga kedekatan dengan masyarakat. Selain menjalankan kegiatan keagamaan, program itu diarahkan untuk memperkuat pemahaman keagamaan di tengah masyarakat.

Suleman menambahkan, PCNU juga berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam berbagai agenda keagamaan. 

Menurutnya, koordinasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah penting agar program yang dijalankan dapat berjalan beriringan.

Baca Juga: UHC Bone Bolango Jadi Perhatian, Ismet Mile Kucurkan Rp 2 Miliar Lewat APBD Perubahan

“PCNU akan terus mengambil bagian dalam mendukung pemerintah daerah, terutama pada kegiatan-kegiatan keagamaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

Bupati Bone Bolango Ismet Mile menyambut positif silaturahmi tersebut. Menurutnya, keberadaan organisasi keagamaan seperti NU 

dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pembinaan masyarakat dan penguatan kehidupan keagamaan.

Ismet pun mendorong agar komunikasi antara pemerintah daerah dan PCNU semakin erat. Ia berharap persiapan Hari Santri Nasional 2026 maupun program keagamaan lainnya dapat dikerjakan secara bersama-sama.

“Program keagamaan yang melibatkan masyarakat sebaiknya terus diperkuat. Selain menjadi momentum peringatan, 

kegiatan tersebut diharapkan mampu memberi pengaruh positif dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Ismet.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
hari santri Bone Bolango NU Ismet Mile Nahdlatul Ulama