Kuota 294 Sambungan Listrik Menanti Warga Bone Bolango, Kecamatan Diminta Bergerak Cepat

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 14:39 WIB

 

Pemkab Bone Bolango diwakili Asisten III Administrasi Setda, Ichsan Budiman Wantogia, yang hadir atas nama Bupati Bone Bolango Ismet Mile.(F:istimewa)
Pemkab Bone Bolango diwakili Asisten III Administrasi Setda, Ichsan Budiman Wantogia, yang hadir atas nama Bupati Bone Bolango Ismet Mile.(F:istimewa)

Gorontalopost, GORONTALO – Sebanyak 294 sambungan listrik baru telah dialokasikan untuk masyarakat Kabupaten Bone Bolango melalui program Bantuan Pemasangan Listrik Baru (BPLB) yang bersumber dari APBN 2026.

Kini, pemerintah daerah tengah mendorong agar seluruh kuota tersebut dapat 
dimanfaatkan secara maksimal. 

Baca Juga: Bawa Dua Agenda Besar ke Jakarta, Rum Pagau Dorong Revitalisasi Sekolah dan SNT di Boalemo

Kecamatan yang wilayahnya masih memiliki masyarakat belum menikmati akses listrik diminta segera melakukan pendataan dan mengajukan calon penerima.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan Sinkronisasi Usulan Program Listrik Perdesaan 
(Lisdes) 2026–2029 di Kantor PT PLN (Persero) UP3 Gorontalo. 

Pemkab Bone Bolango diwakili Asisten III Administrasi Setda, Ichsan Budiman Wantogia, yang hadir atas nama Bupati Bone Bolango Ismet Mile.

Pertemuan tersebut mempertemukan Kementerian ESDM, PT PLN, Pemerintah Provinsi  Gorontalo, serta pemerintah kabupaten dan kota. 

Agenda utamanya adalah menyelaraskan kebutuhan dan usulan program listrik perdesaan untuk periode 2026–2029.

Ichsan menilai dukungan pemerintah pusat terhadap perluasan akses listrik menjadi 
momentum yang harus dimanfaatkan daerah. 

Apalagi, sebagian wilayah perdesaan Bone Bolango masih membutuhkan tambahan sambungan listrik untuk menunjang kebutuhan dasar masyarakat.

Untuk tahap awal, usulan penerima telah mencakup Kecamatan Kabila Bone dan 
Kecamatan Bone Pantai, dengan total delapan dusun. 

Baca Juga: Aduan Warga Masuk LAPOR, Pemkab Bone Bolango Diminta Serius Tindaklanjuti Setiap Laporan

Meski demikian, kuota 294 sambungan belum seluruhnya terisi.

“Kami masih memiliki alokasi 294 sambungan. Karena itu, kecamatan yang masih 
memiliki warga membutuhkan listrik harus segera melakukan pendataan dan mengusulkan  calon penerima. 

Pengajuan tersebut nantinya disertai rekomendasi dari Bupati Bone Bolango,” terang Ichsan.

Menurutnya, percepatan pendataan bukan sekadar untuk mengejar terpenuhinya kuota. 

Data yang akurat dibutuhkan agar bantuan benar-benar diarahkan kepada masyarakat yang  belum memperoleh layanan listrik secara optimal.

Keberadaan listrik, lanjut Ichsan, berkaitan langsung dengan berbagai aspek kehidupan  masyarakat. 

Selain penerangan, listrik dapat membantu anak-anak belajar, mendukung layanan kesehatan, menggerakkan kegiatan ekonomi,

membuka pemanfaatan teknologi, serta memudahkan masyarakat memperoleh informasi.

Pemkab Bone Bolango pun menyatakan siap mengambil bagian dalam proses percepatan  tersebut. 

Dukungan akan dilakukan melalui penyediaan data, koordinasi dengan  pemerintah kecamatan dan komunikasi bersama instansi maupun pihak terkait.

Pemerintah daerah berharap seluruh kecamatan memanfaatkan kesempatan tersebut  dengan segera memetakan wilayah yang masih membutuhkan sambungan listrik. 

Melalui program Lisdes 2026–2029, pemerataan akses listrik di wilayah perdesaan diharapkan semakin luas dan menjangkau masyarakat yang selama ini masih memiliki keterbatasan layanan.

“Listrik bukan sekadar penerangan di dalam rumah. Ketika akses itu tersedia, masyarakat  memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar, bekerja,

menjalankan usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarga,” tutup Ichsan.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
Gorontalo listrik desa Bone Bolango Listrik PLN GORONTALO