Gorontalopost, SUWAWA – Rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan pemerintahan diharapkan tidak menjadi alasan terhentinya program yang telah berjalan.
Pejabat yang menerima amanah baru diminta langsung bekerja, beradaptasi dan memastikan target organisasi tetap berjalan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tanam Cabai, Sekda Bone Bolango Tanamkan Kepedulian Lingkungan pada Siswa
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Diskominfo Bone Bolango, Ichsan Budiman Wantogia, dalam momentum serah terima jabatan.
Ichsan mengatakan, pergantian pejabat merupakan bagian yang lazim dalam manajemen kepegawaian maupun tata kelola ASN.
Karena itu, serah terima jabatan harus dimaknai sebagai proses kesinambungan pekerjaan, bukan hanya pergantian posisi.
“Serah terima ini harus dimanfaatkan untuk memastikan pekerjaan organisasi tetap berlanjut. Rotasi maupun mutasi merupakan dinamika yang memang menjadi bagian dari pengelolaan ASN,” ungkapnya.
Ia meminta pejabat yang baru menempati posisi masing-masing segera mempelajari pekerjaan yang sedang berjalan.
Setelah memahami kondisi organisasi, pejabat baru diharapkan mampu mencari inovasi untuk meningkatkan kinerja.
Menurut Ichsan, kebutuhan tersebut menjadi semakin penting di lingkungan Diskominfo karena perangkat daerah ini memegang peran strategis dalam menghubungkan pemerintah dengan masyarakat melalui informasi.
Ichsan, yang juga Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setda Bone Bolango, mengatakan Diskominfo harus mampu menjalankan fungsi komunikasi pemerintah secara optimal.
“Diskominfo harus hadir sebagai saluran utama pemerintah daerah dalam menyampaikan program, kebijakan dan agenda pembangunan kepada masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Evaluasi Program UKM, Wabup Tonny Junus Tekankan Dampak Nyata untuk Masyarakat
Ia menjelaskan, tantangan komunikasi pemerintah saat ini tidak hanya berkaitan dengan bagaimana informasi dipublikasikan.
Perkembangan ruang digital membuat arus informasi bergerak cepat dan membuka peluang munculnya disinformasi.
Dalam kondisi tersebut, informasi resmi pemerintah dituntut hadir dengan cepat, tepat dan memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.
Penguatan kinerja Diskominfo pun menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi pemerintah dengan masyarakat.
Ichsan kembali mengingatkan pejabat yang baru agar tidak memulai pekerjaan organisasi dari nol.
Program yang telah dirancang dan dijalankan sebelumnya harus tetap dikawal agar target yang telah ditetapkan tidak terganggu oleh pergantian pejabat.
Setiap pejabat juga perlu memahami indikator kinerja yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk keterkaitannya dengan visi dan misi daerah serta dokumen perencanaan pembangunan Bone Bolango.
“Target organisasi harus tetap terjaga. Karena itu, indikator kinerja, pencapaian visi dan misi, hingga arah yang tertuang dalam RPJM dan RPJMD harus dipahami oleh setiap pejabat,” jelas Ichsan.
Untuk memastikan hal tersebut berjalan, ia mengajak seluruh jajaran Diskominfo memperkuat kolaborasi dan komunikasi internal.
Menurutnya, kerja sama antarpersonel menjadi salah satu kunci agar proses transisi jabatan tidak menghambat pelayanan informasi pemerintah dan pelaksanaan program organisasi.
Sementara itu Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Bone Bolango,
Yusbar Ismail menegaskan, pergeseran dua pejabat itu bukan sekadar memindahkan kursi jabatan.
Di balik proses mutasi dan rotasi, ada tuntutan untuk memastikan roda pemerintahan tetap bergerak, pekerjaan yang sudah berjalan tidak terputus, dan target organisasi terus dikawal.
Yusbar Ismail, mengatakan serah terima jabatan merupakan bagian dari rangkaian mutasi, rotasi dan perpindahan pejabat yang dilakukan sebagai bentuk penyegaran dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, perubahan posisi harus diikuti dengan kesiapan untuk menyesuaikan diri dengan ritme kerja di tempat yang baru, tanpa mengabaikan kesinambungan pekerjaan yang telah dibangun sebelumnya.
Adapun dua kursi jabatan administrator di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bone Bolango berganti. Sukriyanto Katili kini dipercaya sebagai Sekretaris Diskominfo menggantikan Eriana Pajria Ningsih,
Selanjutnya Dedy Irfandi Arifin mengisi posisi Kepala Bidang Komunikasi menggantikan M. Taufik Asnawi.(gpd-05).
Editor : Azis Manansang