Usai Rotasi Pejabat, Ichsan Wantogia Minta Diskominfo Bone Bolango Perkuat Komunikasi Publik

Azis Manansang • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 21:32 WIB
Sertijab dilingkungan Dinas Kominfo Kabupaten Bolango yang dipimpin Sementara itu Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail.(F:Diskominfo)
Sertijab dilingkungan Dinas Kominfo Kabupaten Bolango yang dipimpin Sementara itu Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, SUWAWA – Rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan pemerintahan  diharapkan tidak menjadi alasan terhentinya program yang telah berjalan. 

Pejabat yang menerima amanah baru diminta langsung bekerja, beradaptasi dan memastikan target organisasi tetap berjalan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tanam Cabai, Sekda Bone Bolango Tanamkan Kepedulian Lingkungan pada Siswa

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Diskominfo Bone Bolango, Ichsan Budiman  Wantogia, dalam momentum serah terima jabatan.

Ichsan mengatakan, pergantian pejabat merupakan bagian yang lazim dalam manajemen  kepegawaian maupun tata kelola ASN. 

Karena itu, serah terima jabatan harus dimaknai sebagai proses kesinambungan pekerjaan, bukan hanya pergantian posisi.

“Serah terima ini harus dimanfaatkan untuk memastikan pekerjaan organisasi tetap  berlanjut. Rotasi maupun mutasi merupakan dinamika yang memang menjadi bagian dari  pengelolaan ASN,” ungkapnya.

Ia meminta pejabat yang baru menempati posisi masing-masing segera mempelajari  pekerjaan yang sedang berjalan. 

Setelah memahami kondisi organisasi, pejabat baru diharapkan mampu mencari inovasi untuk meningkatkan kinerja.

Menurut Ichsan, kebutuhan tersebut menjadi semakin penting di lingkungan Diskominfo  karena perangkat daerah ini memegang peran strategis dalam menghubungkan pemerintah  dengan masyarakat melalui informasi.

Ichsan, yang juga Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setda Bone  Bolango, mengatakan Diskominfo harus mampu menjalankan fungsi komunikasi  pemerintah secara optimal.

“Diskominfo harus hadir sebagai saluran utama pemerintah daerah dalam menyampaikan  program, kebijakan dan agenda pembangunan kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Evaluasi Program UKM, Wabup Tonny Junus Tekankan Dampak Nyata untuk Masyarakat

Ia menjelaskan, tantangan komunikasi pemerintah saat ini tidak hanya berkaitan dengan  bagaimana informasi dipublikasikan. 

Perkembangan ruang digital membuat arus informasi bergerak cepat dan membuka peluang munculnya disinformasi.

Dalam kondisi tersebut, informasi resmi pemerintah dituntut hadir dengan cepat, tepat dan  memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Penguatan kinerja Diskominfo pun menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi pemerintah dengan masyarakat.

Ichsan kembali mengingatkan pejabat yang baru agar tidak memulai pekerjaan organisasi  dari nol. 

Program yang telah dirancang dan dijalankan sebelumnya harus tetap dikawal agar target yang telah ditetapkan tidak terganggu oleh pergantian pejabat.

Setiap pejabat juga perlu memahami indikator kinerja yang menjadi tanggung jawabnya,  termasuk keterkaitannya dengan visi dan misi daerah serta dokumen perencanaan  pembangunan Bone Bolango.

“Target organisasi harus tetap terjaga. Karena itu, indikator kinerja, pencapaian visi dan  misi, hingga arah yang tertuang dalam RPJM dan RPJMD harus dipahami oleh setiap  pejabat,” jelas Ichsan.

Untuk memastikan hal tersebut berjalan, ia mengajak seluruh jajaran Diskominfo  memperkuat kolaborasi dan komunikasi internal.

Menurutnya, kerja sama antarpersonel menjadi salah satu kunci agar proses transisi  jabatan tidak menghambat pelayanan informasi pemerintah dan pelaksanaan program  organisasi.

Sementara itu Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Bone Bolango, 

Yusbar Ismail menegaskan, pergeseran dua pejabat itu bukan sekadar memindahkan kursi  jabatan. 

Di balik proses mutasi dan rotasi, ada tuntutan untuk memastikan roda  pemerintahan tetap bergerak, pekerjaan yang sudah berjalan tidak terputus, dan target  organisasi terus dikawal.

Yusbar Ismail, mengatakan serah terima jabatan merupakan bagian dari rangkaian mutasi,  rotasi dan perpindahan pejabat yang dilakukan sebagai bentuk penyegaran dalam  penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, perubahan posisi harus diikuti dengan kesiapan untuk menyesuaikan diri  dengan ritme kerja di tempat yang baru, tanpa mengabaikan kesinambungan pekerjaan  yang telah dibangun sebelumnya.

Adapun dua kursi jabatan administrator di Dinas Komunikasi dan Informatika  (Diskominfo) Bone Bolango berganti. Sukriyanto Katili kini dipercaya sebagai Sekretaris  Diskominfo menggantikan Eriana Pajria Ningsih, 

Selanjutnya Dedy Irfandi Arifin mengisi posisi Kepala Bidang Komunikasi menggantikan M. Taufik Asnawi.(gpd-05).

Editor : Azis Manansang
SERTIJAB Bone Bolango diskominfo RotasiASN Informasi dan Statistik