Gorontalopost, BULANGO SELATAN — Pesan tentang kebersamaan dan pemerataan pelayanan mengemuka saat Bupati Bone Bolango Ismet Mile menghadiri pasar murah bersubsidi di Kecamatan Bulango Selatan, Senin (28/9/2026).
Pasar murah yang digelar di Lapangan Kantor Camat Bulango Selatan itu menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Bone Bolango membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan.
Baca Juga: IDI Gorontalo Gandeng PMI, 150 Guru Dapat Cek Kesehatan Gratis hingga Edukasi Varises
Dalam kegiatan tersebut, paket kebutuhan pokok dengan nilai sekitar Rp150 ribu dijual kepada masyarakat hanya dengan harga Rp25 ribu.
Bupati Ismet Mile menyebut kebijakan subsidi tersebut merupakan wujud konkret pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat. Ia juga menyampaikan kemungkinan memperbesar dukungan pemerintah apabila kondisi di lapangan membutuhkan.
“Nilai paketnya sekitar Rp150 ribu, tetapi masyarakat hanya membayar Rp25 ribu. Ke depan, kalau memang memungkinkan dan dibutuhkan, saya siap mempertimbangkan agar masyarakat tidak perlu membayar,” ungkap Ismet.
Ia kemudian menyinggung soal penggunaan anggaran daerah. Menurut Ismet, APBD dengan nilai yang besar harus diarahkan pada kepentingan masyarakat, bukan sekadar menjadi angka dalam dokumen perencanaan dan penganggaran.
Ia menegaskan komitmennya untuk mengarahkan anggaran daerah agar program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
“APBD yang nilainya triliunan rupiah itu harus kembali kepada masyarakat melalui program-program yang manfaatnya bisa dirasakan secara langsung,” tegasnya.
Ismet juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya ditentukan oleh jumlah program yang berhasil dilaksanakan. Stabilitas daerah dan kesejahteraan masyarakat, menurutnya, merupakan dua sasaran yang harus berjalan secara bersamaan.
Ia menilai kondisi daerah yang stabil akan memberikan ruang bagi seluruh program pemerintah untuk berjalan secara optimal.
“Stabilitas merupakan dasar agar semua program bisa berjalan. Namun setelah itu, pembangunan harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Harga Melambung, Ismet Mile Turun Tangan, Beras Rp 82.500 Disubsidi Jadi Rp25 Ribu di Bulango
Tidak hanya berbicara soal kebutuhan ekonomi, Ismet juga menyampaikan pesan politik kebangsaan kepada masyarakat Bulango Selatan.
Ia mengajak seluruh pihak meninggalkan perbedaan dan sekat politik yang muncul setelah kontestasi Pilkada. Menurutnya, seluruh elemen harus kembali bersatu untuk menjalankan pembangunan Bone Bolango.
Ismet mengatakan dirinya tidak ingin perbedaan pilihan politik menjadi penghalang dalam membangun hubungan kerja antara pemerintah dan masyarakat.
“Semua perbedaan yang lalu saya maafkan. Yang saya minta sekarang adalah mari kita bekerja bersama, saling membantu dan bergandengan tangan membangun Bone Bolango,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ismet turut menekankan pentingnya kesetaraan dalam pelayanan pemerintahan.
Ia meminta tidak ada perlakuan berbeda terhadap masyarakat maupun kelompok tertentu karena faktor kedekatan politik dan hubungan personal.
Menurutnya, setiap unsur pemerintahan memiliki fungsi dan ruang kerja masing-masing, tetapi semuanya memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani masyarakat.
“Tidak ada jabatan atau hubungan tertentu yang membuat seseorang lebih istimewa. Kita semua memiliki posisi dan ruang tugas masing-masing, tetapi dalam pelayanan harus diperlakukan setara,” tegasnya.
Ismet berharap pasar murah yang dilaksanakan pemerintah tidak hanya berdampak terhadap kemampuan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan, kebersamaan dan rasa persatuan antara pemerintah dengan masyarakat Bone Bolango.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kesetaraan, kebersamaan dan persatuan sebagai fondasi dalam melanjutkan pembangunan daerah.
“Yang perlu kita bangun adalah kesetaraan, memperkuat kebersamaan dan menjaga persatuan. Ketiganya harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” pungkas Ismet.(Mg-05).
Editor : Azis Manansang