Administrasi Sekolah di Bonepantai Bone Bolan Mulai Didigitalisasi, Srikandi dan TTE Diperkenalkan

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 22:22 WIB

 

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bone Bolango memperkenalkan sekaligus mempraktikkan penggunaan aplikasi Srikandi, 

Motayada hingga penerbitan sertifikat Tanda Tangan Elektronik (TTE) kepada tenaga pendidik dan tenaga administrasi sekolah dasar se-Kecamatan Bonepantai. (F:Diskominfo)
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bone Bolango memperkenalkan sekaligus mempraktikkan penggunaan aplikasi Srikandi, Motayada hingga penerbitan sertifikat Tanda Tangan Elektronik (TTE) kepada tenaga pendidik dan tenaga administrasi sekolah dasar se-Kecamatan Bonepantai. (F:Diskominfo)

Gorontalopost, BONEPANTAI – Pengelolaan administrasi di sekolah dasar se-Kecamatan  Bonepantai diarahkan semakin berbasis digital. 

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bone Bolango memberikan sosialisasi sekaligus praktik penggunaan Srikandi, Motayada dan sertifikat Tanda Tangan Elektronik (TTE) kepada tenaga pendidik serta tenaga administrasi sekolah.

Baca Juga: 1.561 Guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Gorontalo Disiapkan Beralih Jadi Penuh Waktu

Sosialisasi berlangsung di SDN 3 Bonepantai, Selasa (29/9/2026). Para peserta tidak  hanya mendapatkan penjelasan mengenai aplikasi, tetapi juga diarahkan untuk melakukan  praktik penggunaan secara langsung.

Kepala Bidang Informatika Diskominfo Bone Bolango, Slamet Warjoko Hulopi,  mengatakan tenaga administrasi yang ditunjuk sebagai admin Srikandi di setiap sekolah  menjadi salah satu sasaran utama dalam kegiatan tersebut.

Srikandi diharapkan dapat mendukung penataan surat-menyurat dan kearsipan  kelembagaan. 

Penerapan aplikasi ini juga menjadi langkah untuk mengurangi pola administrasi yang selama ini masih banyak menggunakan dokumen fisik.

“Yang kami dorong bukan hanya pengenalan aplikasi, tetapi kemampuan peserta untuk  langsung menggunakannya dalam pekerjaan penatausahaan dan pengelolaan arsip  sekolah,” kata Slamet.

Dalam kegiatan yang sama, Diskominfo memperkenalkan aplikasi Motayada kepada ASN  yang bekerja di sekolah dasar se-Kecamatan Bonepantai. Pesertanya mencakup PNS  maupun PPPK.

Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu aparatur sekolah dalam  menjalankan pekerjaan administrasi secara lebih efektif dan terorganisasi.

Selain aplikasi digital, Diskominfo juga mendorong penggunaan dokumen elektronik  melalui penerbitan sertifikat TTE. 

Baca Juga: Jalan Tulabolo-Pinogu di TNBNW Dievaluasi, Baru 13,178 Km dari Target 24 Km

Sertifikat ini dapat digunakan untuk melakukan penandatanganan dokumen secara elektronik sehingga proses administrasi tidak selalu membutuhkan tanda tangan secara manual.

Penggunaan TTE bahkan diproyeksikan mendukung penandatanganan dokumen  pendidikan, termasuk ijazah yang dikeluarkan oleh sekolah.

Menurut Slamet, penerapan TTE akan memberikan ruang yang lebih luas bagi sekolah  untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan administrasi ke dalam sistem elektronik.

“Pemanfaatan sertifikat elektronik nantinya mencakup penandatanganan surat-menyurat  sekaligus dokumen pendidikan, termasuk ijazah keluaran sekolah,” ungkapnya.

Pengenalan Srikandi, Motayada dan TTE tersebut menjadi bagian dari penguatan  transformasi digital di lingkungan satuan pendidikan Bone Bolango.

Melalui langkah tersebut, sekolah diharapkan mampu beradaptasi dengan tata kelola  administrasi berbasis digital, sekaligus meningkatkan ketertiban dan efisiensi dalam  pengelolaan dokumen kelembagaan.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
Digitalisasi tanda tangan elektronik Bone Pesisir Bone Bolango diskominfo