Bukan Sekadar Berkas Pemeriksaan, OPD Bone Bolango Diminta Buktikan Hasil Program dan Penggunaan A

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:32 WIB
Pimpin rapat Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setda Bone Bolango, Ichsan Budiman Wantogia, meminta seluruh OPD menyiapkan dokumen pendukung secara lengkap dan sesuai pelaksanaan kegiatan.(F:Diskominfo)
Pimpin rapat Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setda Bone Bolango, Ichsan Budiman Wantogia, meminta seluruh OPD menyiapkan dokumen pendukung secara lengkap dan sesuai pelaksanaan kegiatan.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, SUWAWA – Kelengkapan dokumen pemerintah bukan hanya urusan administrasi. 

Di balik setiap berkas, ada tanggung jawab untuk memastikan anggaran digunakan sesuai  perencanaan, aset daerah terlindungi, dan program pembangunan benar-benar memberikan  manfaat bagi masyarakat. 

Pesan inilah yang ditekankan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menjelang pelaksanaan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah se-Provinsi Gorontalo.

Baca Juga: Diduga Miliki Sabu, Pria di Molosipat Utara Diamankan Polisi, Urine Positif Narkotika

Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setda Bone Bolango, Ichsan 
Budiman Wantogia, meminta seluruh OPD menyiapkan dokumen pendukung secara 
lengkap dan sesuai pelaksanaan kegiatan. 

Arahan itu disampaikan dalam entry meeting bersama Inspektorat Provinsi Gorontalo, Selasa (13/10/2026). 

Menurutnya, kesiapan administrasi menjadi bagian penting untuk menunjukkan sejauh mana program pemerintah dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengawasan tersebut mencakup sejumlah bidang penting, antara lain perencanaan dan  alokasi anggaran, pemenuhan standar pelayanan minimal, pengamanan aset, serta capaian  penanggulangan kemiskinan. 

Ichsan mengingatkan bahwa setiap OPD harus mampu menjelaskan hubungan antara rencana kerja, anggaran yang digunakan, dan hasil yang dicapai. 

Dengan demikian, pemeriksaan tidak berhenti pada kelengkapan berkas, tetapi 
juga membantu menilai kesesuaian pelaksanaan program dengan tujuan yang ditetapkan.

Penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu perhatian dalam proses tersebut. Ichsan  mengungkapkan bahwa Bone Bolango telah menjalankan intervensi 

melalui kegiatan Posyandu yang melibatkan Tim Penggerak PKK dan terhubung dengan program sejumlah OPD. 

Baca Juga: Bangun Generasi Qurani dari Usia Dini, Yayasan Lukmanul Hakim Audiensi dengan Sekda Gorontalo

Sinergi ini diharapkan membuat penanganan persoalan masyarakat berjalan lebih 
terpadu. 

Namun, pelaksanaan setiap kegiatan tetap perlu didukung dokumentasi yang jelas 
agar hasilnya dapat dipantau dan dievaluasi.

Upaya memperbaiki pelayanan juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah,  terutama dalam penerapan kemudahan perizinan. 

Bone Bolango telah menyelesaikan Peraturan Bupati tentang Kerja Sama Antardaerah yang akan menjadi dasar pengembangan kolaborasi dengan daerah lain. 

Di sisi lain, keterbatasan fiskal menuntut pemerintah mencari sumber penggerak pembangunan di luar APBD, termasuk melalui peningkatan peluang investasi yang dapat mendorong aktivitas ekonomi.

Ichsan meminta seluruh OPD menjadikan pengawasan ini sebagai momentum memperkuat  kedisiplinan administrasi sekaligus memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan. 

Setiap dokumen harus sesuai dengan tugas dan pelaksanaan program masing-masing, sehingga informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan. 

Pada akhirnya, pengawasan diharapkan bukan sekadar agenda pemeriksaan, melainkan sarana memastikan anggaran, aset,

dan program pemerintah dikelola secara akuntabel demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Bone Bolango.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
Gorontalo Bone Bolango inspektorat OPD pengawasan