Bappeda Bone Bolango Dorong Evaluasi Pembangunan Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:41 WIB

 

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah di Aryaduta Hotel Manado.(F:Onal Prokopim)
Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah di Aryaduta Hotel Manado.(F:Onal Prokopim)

Gorontalopost, MANADO – Keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur  dari banyaknya program yang direncanakan atau kegiatan yang terlaksana. 

Lebih dari itu, setiap program harus memiliki capaian yang jelas, tepat sasaran, dan 
benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Baca Juga: Tito Karnavian Lantik Putra Gorontalo Yusharto Huntoyungo sebagai Wakil Rektor IPDN

Untuk memastikan hal tersebut, kemampuan aparatur dalam mengendalikan dan 
mengevaluasi pembangunan menjadi kebutuhan penting.

Persoalan inilah yang menjadi perhatian Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bone 
Bolango, Sri Mulyani Lalijo, dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengendalian dan Evaluasi  Pembangunan Daerah di Aryaduta Hotel Manado, Selasa (13/10/2026). 

Melalui kegiatan tersebut, aparatur pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan  kemampuan dalam menilai kesesuaian antara perencanaan, target kinerja, dan hasil  pelaksanaan program.

Sri Mulyani menilai, pengendalian dan evaluasi tidak seharusnya dipandang sebatas 
kewajiban administratif. 

Proses ini memiliki peran strategis untuk mengetahui sejauh mana pembangunan berjalan  sesuai rencana, mengungkap persoalan yang muncul,

serta menentukan perbaikan yang  diperlukan agar pelaksanaan program berikutnya menjadi lebih baik.

Ia menjelaskan, aparatur perlu memahami bahwa setiap target pembangunan harus 
didukung indikator yang terukur dan data yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Dengan begitu, pemerintah daerah dapat mengetahui bagian program yang sudah berjalan  baik maupun aspek yang masih membutuhkan pembenahan. 

Baca Juga: Dari Kasi PMD Tilamuta Gorontalo hingga Dirjen Bina Pemdes, Perjalanan Panjang Bernhard Rondonuwu

Hasil evaluasi pun dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan langkah strategis  selanjutnya.

Untuk memperkuat kemampuan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran tentang  kebijakan dan mekanisme pengendalian serta evaluasi pembangunan, pengukuran capaian  program, identifikasi kendala, dan penyusunan rekomendasi tindak lanjut. 

Pembekalan juga dilakukan melalui diskusi, sesi tanya jawab, serta praktik penginputan  data pengendalian dan evaluasi menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah  Republik Indonesia (SIPD RI). 

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri RI.

Sri Mulyani berharap, pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam 
pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah, terutama dalam meningkatkan  kualitas pengelolaan data dan ketepatan analisis pembangunan. 

Ia menekankan pentingnya aparatur yang kompeten serta evaluasi yang berkesinambungan  agar pembangunan tidak sekadar terlaksana di atas kertas,

tetapi mampu menghasilkan  program yang efektif, tepat sasaran, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bone  Bolango.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
evaluasi program Bone Bolango bimtek Sri Mulyani Bappeda