Gorontalopost, GORONTALO – Kebiasaan menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar di lingkungan sekolah kembali mendapat perhatian melalui prestasi yang diraih sejumlah satuan pendidikan di Gorontalo.
Dalam ajang apresiasi Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Kamis (15/10/2026), sekolah-sekolah dari Kabupaten Bone Bolango berhasil menempati sejumlah posisi pada kategori penguasaan bahasa negara.
Baca Juga: Antrean BBM Ganggu Pengemudi Bentor, Gusnar Ismail Bergerak Minta Tambahan Pasokan
SDN 5 Kabila tampil sebagai Terbaik I pada jenjang sekolah dasar. Capaian tersebut diikuti SDN 10 Kabila yang meraih Terbaik II dan SDN 7 Bulango Selatan sebagai Terbaik III.
Pada jenjang SMP, SMP 1 Bulango Selatan berhasil menempati posisi Terbaik II, sementara Terbaik I dan III masing-masing diraih SMP 1 Kota Gorontalo dan SMP 12 Kota Gorontalo.
Bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, capaian tersebut menjadi pengingat bahwa kemampuan berbahasa perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ivonne M. Ismail, menilai lingkungan sekolah memiliki peran penting
dalam membentuk kemampuan peserta didik menggunakan bahasa Indonesia secara tepat, mulai dari kegiatan belajar hingga interaksi dengan guru dan teman sebaya.
Menurut Ivonne, bahasa Indonesia bukan sekadar mata pelajaran atau kumpulan aturan yang harus dihafal.
Kemampuan menggunakannya dengan baik membantu siswa mengungkapkan pemikiran, memahami penjelasan guru, dan menyampaikan pendapat secara lebih terstruktur.
Karena itu, pembiasaan berbahasa yang baik perlu didukung oleh keteladanan tenaga pendidik dan penerapan yang konsisten di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Rum Pagau Ingatkan Kepala Desa, Keberhasilan Bukan Besarnya Anggaran, tetapi Manfaat bagi Warga
Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah penerima, tetapi juga mendorong satuan pendidikan lainnya untuk memperkuat budaya literasi dan komunikasi.
Pembinaan bahasa yang dilakukan sejak dini diyakini dapat membantu peserta didik tumbuh menjadi generasi yang mampu berkomunikasi secara efektif sekaligus menghargai bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa.(Mg-05).
Editor : Azis Manansang