Pemkab Bone Bolango Dorong Komunikasi Publik Lebih Terbuka dan Layanan Digital

Azis Manansang • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:11 WIB

 

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bone Bolango, Budi Wantogia, mengatakan penyelarasan kebijakan pusat dan daerah menjadi langkah penting.(F:Diskominfo)
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bone Bolango, Budi Wantogia, mengatakan penyelarasan kebijakan pusat dan daerah menjadi langkah penting.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, JAKARTA – Masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar pengumuman pemerintah. Informasi mengenai kebijakan, 

program pembangunan, dan pelayanan publik harus mudah dipahami sekaligus membuka kesempatan bagi warga untuk memberikan tanggapan. 

Baca Juga: Gorontalo Bidik Penerbangan Langsung ke Jakarta, Citilink Jadi Harapan Baru Mobilitas dan Bisnis

Prinsip inilah yang menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam memperkuat komunikasi publik dan digitalisasi pemerintahan.

Upaya tersebut dibahas dalam konsultasi dan konsolidasi program bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Senin (19/10/2026). 

Pertemuan itu mencakup penguatan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), digitalisasi melalui PEMDI, serta pengembangan ekosistem digital untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bone Bolango, Budi Wantogia, mengatakan penyelarasan kebijakan pusat dan daerah menjadi langkah penting 

agar pelaksanaan urusan komunikasi dan informatika berjalan sesuai kewenangan serta kebutuhan pembangunan. 

Pembahasan juga berkaitan dengan pelaksanaan urusan tersebut setelah perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Bagi Budi, keberhasilan komunikasi pemerintah tidak semata-mata diukur dari banyaknya informasi yang disampaikan kepada masyarakat. 

Hal yang tidak kalah penting ialah memastikan pesan pemerintah dipahami secara tepat dan menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan. 

Baca Juga: Proyek Masjid Blok Plan Gorontalo Utara Berujung Penahanan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Dengan pendekatan tersebut, komunikasi publik diharapkan menjadi sarana interaksi, bukan hanya penyampaian informasi satu arah.

Di saat yang sama, digitalisasi pemerintahan didorong agar memberikan kemudahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Pemanfaatan teknologi diharapkan membuat pekerjaan birokrasi lebih efektif, membantu menghubungkan berbagai layanan, dan memperluas akses warga terhadap pelayanan publik.

Karena itu, Pemkab Bone Bolango memandang transformasi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi. 

Diperlukan koordinasi yang kuat dengan pemerintah pusat agar sistem yang dikembangkan benar-benar sesuai kebutuhan daerah. 

Melalui konsolidasi bersama Komdigi, pemerintah daerah berharap komunikasi publik semakin terbuka dan layanan pemerintahan menjadi lebih efektif, transparan, serta mudah diakses masyarakat.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
komdigi Transformasi Digital Bone Bolango Komunikasi Publik PEMKAB BONE BOLANGO