Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Tomat Komoditas Penyumbang Terbesar Inflasi di Kota Gorontalo

Azis Manansang • Rabu, 5 Juli 2023 | 11:12 WIB

 

Petani saat panen Tomat (Ilustrasi)
Petani saat panen Tomat (Ilustrasi)

Gorontalopost.Id,   GORONTALO - Salah satu komoditas penyumbang inflasi terbesar di Kota Gorontalo adalah tomat, bahkan kenaikannya mencapai seperlima dari nilai inflasi, dikuti beras, bawang merah dan cabe rawit.

"Nilainya cukup tinggi mencapai 0,1678 persen, kemudian beras 0,1195 persen, bawang merah 0,0729 persen dan cabe rawit 0,0093 persen," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Senin (03/07/2023).

Baca Juga: Peringkat FIFA Indonesia Turun ke Posisi 150, Tapi Masih di atas Singapura, Myanmar, Kamboja

Menurutnya, kenaikan tomat tersebut seharusnya dikuti dua komoditas lainnya yakni cabe rawit dan bawang merah karena konsumsi masyarakat Gorontalo yang suka dengan sambel.

Apalagi saat ini tingkat konsumsi warga terhadap daging selama beberapa hari agak naik mengingat sedang merayakan Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga: Penyumbang Ekonomi Terbesar di Sulut, BEER Majukan 30 Ribu Petani Sulut

"Apalagi ini momentum hari raya kurban, masyarakat memerlukan dabu-dabu (sambal-red) untuk mengkonsumsi daging.

Polanya memang agak unik, biasanya bawang merah dan cabe rawit naik sedangkan tomat turun. Kalau secara harga dipengaruhi faktor demand (permintaan) dan suplai (penawaran).

Baca Juga: DPR Dorong Polda Metro Jaya Periksa Erman Suparno Terkait Laporan Pemalsuan IPHI

Tapi ini kok tomat malah tinggi, tapi memang kadang secara statistik kadang seperti itu, penyebab utama soal tadi itu, demand dan suplai," jelasnya (Anthx/hms-BPS)

Editor : Azis Manansang
#Kota Gorontalo #Harga Tomat #BPS Gorontalo