Gorontalopost, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mengambil langkah strategis dalam memastikan akses bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang lebih merata dan tepat sasaran.
Melalui kerja sama resmi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), distribusi BBM untuk sektor pertanian, perikanan, hingga UMKM diharapkan akan lebih lancar dan adil.
Baca Juga: Wali Kota Gorontalo Surati Presiden Soal Dugaan Intervensi TNI dalam Kasus Mie Gacoan
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilaksanakan dengan kehadiran Wakil Gubernur, Kepala BPH Migas Erika Retnowati, serta sejumlah pejabat daerah.
Fokus kerja sama ini adalah memperkuat pengawasan, efisiensi distribusi, dan memastikan penyaluran BBM subsidi tepat kepada masyarakat yang benar-benar berhak.
“Pertumbuhan sektor pertanian dan perikanan di Gorontalo
membutuhkan dukungan energi yang stabil.
Kita harus antisipasi dengan tambahan fasilitas distribusi, seperti depo BBM di titik strategis,” ujar Gubernur Gorontalo dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa lonjakan kebutuhan BBM seiring meningkatnya jumlah kendaraan operasional.
Dan pertumbuhan ekonomi lokal menjadi alasan kuat untuk
mempercepat implementasi kerja sama ini.
Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Torosiaje, Diduga Nelayan Hilang
Sementara itu, Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menyebut bahwa kerja sama ini tak sekadar soal distribusi.
Tapi juga bentuk komitmen negara dalam memastikan subsidi tepat guna.
“Kami ingin pastikan bahwa setiap liter BBM subsidi benar-benar sampai ke tangan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil.
Kerja sama ini menjadi pijakan penting menuju tata kelola energi yang lebih inklusif,” jelas Erika.
Sebagai bagian dari inovasi digital, BPH Migas juga memperkenalkan aplikasi X- Star.
Platform berbasis daring yang dirancang untuk mempermudah penerbitan surat rekomendasi BBM subsidi.
Aplikasi ini diharapkan dapat memangkas birokrasi dan mempercepat proses pengurusan bagi masyarakat.
“Lewat X-Star, petani dan nelayan tak perlu lagi antre panjang atau bingung soal prosedur.
Semuanya kini lebih transparan dan mudah,” tambah Erika.
Pemprov Gorontalo berharap kolaborasi ini menjadi langkah
konkret dalam membangun keadilan energi.
Serta membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal berbasis masyarakat. (Mg-03)
Editor : Azis Manansang