Gorontalopost.id, KWANDANG - Setelah hampir dua tahun tidak dioperasikan, Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo Utara kembali meluncurkan lima buah Bus Sekolah yang akan dimanfaatkan oleh para siswa.
Peluncuran lima buah Mobil operasional layanan angkutan Bus Sekolah gratis di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara secara resmi dibuka Penjabat (Pj) Bupati Gorontalo Utara, Ir. Sila N. Botutihe.
Didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Gorontalo Utara serta pimpinan OPD terkait, bertempat di Halaman Depan Kantor Bupati Gorontalo Utara, berlangsung, Senin (29/01/2024).
Baca Juga: Irjen Kemenkumham Dorong Lapas Boalemo Naik Kelas
Menurut Pj bupati, Program peluncuran mobil operasional layanan angkutan sekolah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pelayanan yang sudah sekian tahun dilaksanakan.
"Hari ini ke lima-limanya akan kami luncurkan sebagai bentuk tetap berkomitmen terhadap pelayanan yang sudah sekian tahun menjadi program. Jadi ini sebetulnya merupakan program rutin dari pemerintah daerah.
Satu hal yang perlu kita catat bahwa ini adalah komitmen Pemerintah Daerah terhadap pelayanan kepada siswa sekolah," ujar Pj bupati.
Baca Juga: Komit Untuk Rakyat Harga Mati, Alasan Arifin Djakani Maju Caleg DPRD Kabupaten Gorontalo
Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo Utara, Usman Lagarusu menyampaikan.
Bahwa
"Alhamdulillah untuk penganggaran BBM Tahun ini walaupun dalam keterbatasan.
Tapi kami tetap berusaha untuk melayani siswa yang menurut kami untuk pelayanan siswa itu bisa sampai 4 hari dalam seminggu," ungkapnya.
Baca Juga: 25 Tahun Berdiri, Akhirnya Boalemo Raih Pelayanan Publik Terbaik di Provinsi Gorontalo
Usman Lagarusu menyampaikan, jika pelayanan bus sekolah itu dalam jangka waktu 1 minggu, maka anggaran yang telah disiapkan tidak akan mencukupi.
"Kami sampaikan juga untuk Tahun Anggaran 2024 ini anggaran BBM itu cuma 106 juta.
Dibanding dengan anggaran BBM yang disubsidi oleh provinsi untuk Kecamatan Tolinggula itu ada 68 juta, sementara mobil yang ada di sana cuma satu," tandas Kadis Usman Lagarusu.(Inong/Kmfo).
Editor : Azis Manansang