Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gagasan Pengembangan KSPN di Gorut, Kwandang Jadi Kota Tepian Laut Eksotik

Azis Manansang • Selasa, 5 Maret 2024 | 11:07 WIB

 

Kadis Pariwisata Aryanto Husain saat memberikan pemaparan kepada masyarakat Gorontalo Utara.(F:dok :Pariwisata)
Kadis Pariwisata Aryanto Husain saat memberikan pemaparan kepada masyarakat Gorontalo Utara.(F:dok :Pariwisata)

Gorontalopost.id, GORONTALO - Gagasan untuk mengembangkan Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sangat layak untuk dikembangkan di Provinsi Gorontalo.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Aryanto Husain, MMP, saat berkunjung ke kawasan wisata Ponelo, Gorontalo Utara, kemarin.

Menurutnya bila melihat letak geografi Gorontalo Utara yang mencakup satu kawasan panjang pantai yang sangat panjang.

Baca Juga: Golkar Berjaya di Dapil I Dumbo Raya, Kota Selatan, Hulonthalangi

"Olehnya, dengan potensi yang sangat besar ini pun, harus di kelola secara maksimal juga,"ungkapnya dihadapan masyarakat Ponelo.

Diakui Aryanto, jika hal ini hanya dilakukan oleh Kabupaten Gorontalo Utara saja, maka sangat disayangkan, sehingga pemerintah provinsi dinilai perlu dan harus ikut mendukung
proses pengembangan ini.

“Tentu saja pemerintah nasional melalui penetapan KSPN. Seperti halnya yang dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dengan menyatakan bahwa
potensi-potensi yang dimiliki.

Mencakup pulau-pulau kecil, pasir yang putih, dan kondisi terumbu karang yang masih baik. Apalagi, jarak antar pulau dengan yang lain berdekatan dan tidak jauh,” ungkap Aryanto.

Baca Juga: Akses Jalan Trans Sulawesi Putus Akibat Longsor di Gorontalo Utara

Kedepan, menurutnya dengan orientasi dan pengembangan pariwisata berkelas, maka pulau-pulau kecil ini bisa dijadikan destinasi internasional.

"Yang artinya, bisa menampung kunjungan wisata manca negara, yang menyenangi wisata Bahari dan kunjungan budaya,"ungkapnya.

Untuk itukata Arjanto,  melalui KSPN ini, maka kita bisa mengembangkan infrastruktur, aksesbilitas, dan sarana-prasarana, serta ekonomi kreatif di desa.

Lebih lanjut, Aryanto memandang, jika Desa Ponelo yang dihuni oleh masyarakat harus menjadi pilar utama pilar KSPN.

Baca Juga: Erdogan Hingga Presiden Uni Emirat Arab Ucapkan Selamat ke Prabowo Unggul di Pilpres 2024

Sebab, motor penggerak utama adalah manusia, sehingga masyarakat setempat harus diberikan penguatan menjadi pendukung utama, baik dalam penyediaan atraksi maupun
pembuatan souvenir.

Serta turut terlibat dalam rantai pariwisiata Gorontalo Utara.

Dirinya menambahkan, dengan program pengembangan dalam mendukung KSPN ini, maka diharapkan pemerintah nasional maupun provinsi, bisa membuat program-program
terobosan.

Seperti halnya, dalam skala yang luas, ditambah lagi Kabupaten Gorontalo Utara merupakan pintu gerbang masuk provinsi dibagian utara, mampu menyumbang terhadap
pembangunan ekonomi sosial di Gorontalo.

Disisi lain, saat ini pemerintah tengah mengembangkan fasilitas Pelabuhan Anggrek menjadi Pelabuhan International.

Baca Juga: Tim Wasev ke-119 Kunjungi Pohuwato, TMMD Sasar Desa Tertinggal dan Terisolir

Sehingga, kedepan dengan kondisi sarana angkutan laut yang sangat besar ini, maka tentu dibutuhkan rantai pasok yang kuat, baik terkait komoditas sumber daya alam, baik
Perkebunan dan pertanian.

“Dengan hidupnya Pelabuhan Anggrek ini, maka perlu diantisipasi dengan peningkatan sektor-sektor lain, sehingga perlu diantisipasi jauh sebelumnya”, sebut Aryanto.

Nantinya, kata Aryanto, Kota Kwandang ini akan dijadikan kota tepian laut eksotik, yang menjadi pendukung kawasan utama wisata Bahari di Gorontalo Utara.

Baca Juga: Petahana Tumbang, Alwi Lapananda Jadi Bintang di Dapil 4 DPRD Kota Gorontalo

“Tentunya ini, diharapkan dukungan semua pihak baik pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan masyarakat itu sendiri”, tegasnya.

Aryanto pun meminta agar masyarakat harus dilibatkan dalam program ini, tidak hanya diminta memberikan pendapat, tetapi diharapkan ikut berpartisipasi dalam penyusunan program.

“Dengan catatan, bahwa mekanisme pengelolaan pulau-pulau kecil, harus diproyeksikan berbasis investasi,"ungkapnya.

Hal ini menurutnya agar memberikan nilai tambah yang besar terhadap pengelolaan pulau- pulau tersebut.

"Dan pada gilirannya, mampu memberikan dampak terhadap perekonomian di Gorontalo Utara,”tandasnya.(Antho)

Editor : Azis Manansang
#kawasan strategis pariwisata #GORONTALO UTARA #kota tepian #Kwandang #pariwisata 2024 #kspn