Gorontalopost, GORONTALO - Hebatkan Gorontalo pasangan calon gubernur wakil gubernur Gorontalo nomor urut 1 Tonny Uloli-Marten Taha genjot Pariwisata di Gorontalo Utara (Gorut) jadi unggulan di Sulawesi.
Tonny Uloli mengungkapkan dengan panjang garis pantai di Kabupaten Gorontalo Utara 79,6 kilometer. Yang mewakili 13,5% dari total panjang pantai Provinsi Gorontalo.
Ditambah lagi dengan jumlah pulau sebanyak 55 pulau, dengan pulau yang sudah dikenal wisatawan asing maupun domestik.
Antara lain, Pulau Saronde, Pulau Bugisa, Pulau Huha, Pulau Lampu, Pulau Diyonumo, Pulau Dokokayu, Pulau Mohinggito.
Baca Juga: Tonny dan Marten Bersama RG Sukseskan GHM, Dorong Kemajuan Pariwisata dan Ekonomi Gorontalo
Dengan potensi yang dimiliki tersebut, menjadi alasan mendasar bagi Paslon Tonny- Marten untuk mengembangkan sektor Pariwisata di Gorontalo Utara sejajar dengan daerah
lainnya di Sulawesi.
"Banyak potensi wisata yang sampai dengan saat ini belum dimaksimalkan dengan baik.
Sehingga itu konsep untuk pengembangan sektor wisata dalam rangka menggenjot pendapatan bagi daerah. Kabupaten Gorut sangat ideal dan sangat potensial," ungkapnya.
Tonny optimis, konsep yang disiapkan untuk mengembangkan wisata di Gorut akan berjalan optimal. Bahkan, menurut dia, daerah yang terletak di bagian utara Gorontalo ini, akan menjadi wisata unggulan di Pulau Sulawesi.
Baca Juga: Satu Kontainer Logistik Surat Suara Tiba di Gorontalo, KPU Provinsi Langsung DistribusiBaca Juga: Satu Kontainer Logistik Surat Suara Tiba di Gorontalo, KPU Provinsi Langsung Distribusi
"Pulau-pulau disana sangat indah. Sayangnya belum dimaksimalkan. Insya Allah kalau saya dan Pak Marten diberi mandat oleh warga Gorontalo memimpin daerah ini.
Kami akan menjadikan Gorut sebagai daerah tujuan para wisatawan di Pulau Sulawesi," ujar Tonny ketika berbincang-bincang dengan sejumlah pewarta dari berbagai media,
kemarin.
Tonny mengungkap langkah awal dari konsep itu. Yakni, membangun infrastruktur penunjangnya. Sebab, menurut dia, insfrastruktur penunjang merupakan kunci utama dalam mengembangkan destinasi wisata. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang