Gorontalopost, GORONTALO – Sistem birokrasi di Gorontalo Utara kembali menuai kritik setelah video Kepala Desa Ilangata, Sumarjin Moohulao.
Vvral di media sosial akibat aksinya mengamuk ndi Kantor Badan Keuangan Gorontalo Utara.
Baca Juga: Kasus Dugaan Asusila, Bupati Gorontalo Ambil Langkah Tegas Copot Kasatpol PP
Sumarjin menuntut pencairan gaji aparat desa yang diduga tertahan akibat administrasi pajak yang berbelit.
Dalam aksinya, Sumarjin menyampaikan bahwa sudah berkali-kali ia datang ke kantor tersebut untuk mempertanyakan gaji aparat desa yang tak kunjung cair.
Ia menyoroti bahwa pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak seharusnya menjadi syarat pencairan gaji.
Karena PBB hanyalah tugas tambahan bagi pemerintah desa,
bukan kewajiban utama.
Kasus ini mencerminkan masalah yang lebih besar dalam tata kelola keuangan di daerah.
Proses pencairan dana yang seharusnya menjadi hak aparat desa justru terhambat oleh birokrasi yang tidak efisien.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka kesejahteraan aparat desa bisa terganggu dan berimbas pada pelayanan masyarakat di tingkat desa.
Baca Juga: Penambahan Staf Khusus Gubernur Gorontalo Dinilai Tidak Efektif, Ini Alasannya
Hingga saat ini, pihak Badan Keuangan Gorontalo Utara belum memberikan tanggapan resmi mengenai alasan keterlambatan pencairan gaji ini.
Masyarakat pun menanti langkah konkret pemerintah dalam memperbaiki sistem birokrasi yang dinilai merugikan aparat desa. (Mg-06)
Editor : Azis Manansang