Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Ridwan Monoarfa Temui Nelayan Hulapa, Kawal Aspirasi Perahu dan Alat Pengering

Azis Manansang • Rabu, 2 Juli 2025 | 14:31 WIB

 

Wakil Ketua I DPRD Provinsi  Gorontalo, Ridwan Monoarfa, saat melakukan kunjungan kerja ke Dusun Hulapa, Desa  Bulalo, Kecamatan Kwandang.(Setwan)
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, saat melakukan kunjungan kerja ke Dusun Hulapa, Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang.(Setwan)

Gorontalopost, KWANDANG – Kepedulian terhadap masyarakat pesisir ditunjukkan langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Dusun Hulapa, Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga: Reses di Lemito, Mikson Yapanto Bawa Solusi UMKM dan Penanganan Banjir

Kunjungan tersebut menyoroti minimnya fasilitas nelayan, mulai dari alat tangkap, perahu, hingga proses pengolahan hasil laut seperti ikan teri atau "Balawo" yang masih dilakukan secara tradisional.

“Sebagai mitra Dinas Kelautan dan Perikanan, saya tidak cukup hanya menerima laporan di kantor. Saya harus turun langsung melihat kondisi para nelayan,” ucap Ridwan.

Ia menyebut, Dusun Hulapa memiliki potensi besar dalam pengolahan ikan teri.

Namun, proses pengeringan masih sangat tergantung pada sinar matahari. Jika cuaca buruk, produksi terhenti, dan ekonomi keluarga pun ikut terganggu.

“Bayangkan kalau hujan berhari-hari. Balawo mereka tidak bisa dijual.

Harus ada teknologi pengering yang bisa membantu nelayan tetap produktif meski cuaca tak bersahabat,” tegasnya.

Selain itu, Ridwan juga menyoroti minimnya jumlah perahu dan alat tangkap yang tersedia.

Dari kebutuhan lebih dari 10 unit perahu, hanya satu yang direalisasikan sepanjang tahun 2023.

Baca Juga: Syukuran Hari Bhayangkara ke-79, Polda Gorontalo Ajak Refleksi dan Jaga Kepercayaan Publik

“Seluruh warga di dusun ini adalah nelayan. Tapi kalau tak punya perahu, mereka terpaksa jadi petani musiman. Ini jelas tak ideal,” lanjut Ridwan.

Ia memastikan akan memperjuangkan aspirasi ini dalam pembahasan anggaran.

Khususnya terkait program Desa Nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang pernah ia tinjau langsung saat kunjungan kerja ke Jakarta.

“Kami tidak ingin nelayan kehilangan identitasnya hanya karena kurang fasilitas.

Ini soal keberlanjutan hidup. Aspirasi mereka akan saya kawal hingga ke meja kebijakan,” tutupnya. (Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#DPRD Gorontalo #Desa Nelayan #GORONTALO UTARA #pengering #Ridwan #NELAYAN #aspirasi nelayan #Perahu Nelayan Rusak