Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Bantuan Pangan Disalurkan ke Wilayah Rawan Pangan di Gorontalo Utara

Nur Fadilah • Rabu, 24 September 2025 | 10:11 WIB

 

Pemprov Gorontalo salurkan bantuan pangan di wilayah kepulauan
Pemprov Gorontalo salurkan bantuan pangan di wilayah kepulauan

GORONTALOPOST
-Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah rawan pangan. Kali ini, bantuan pangan disalurkan langsung ke Kecamatan Kepulauan Ponelo, Kabupaten Gorontalo Utara.

Wakil Gubernur Gorontalo,Idah Syahidah Rusli Habibie, memimpin penyerahan bantuan bersama tim pemerintah provinsi. Dengan menggunakan perahu kecil milik warga, perjalanan laut sekitar 20 menit dari Pelabuhan Kwandang harus ditempuh demi memastikan bantuan tiba di tangan masyarakat.

211 Keluarga Terima Bantuan

Bantuan pangan diserahkan di Dusun Baruga, Desa Malambe, dan turut disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjana Hasan Yusuf, serta Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Ramdan Pade.
Sebanyak 211 keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat bantuan, terdiri dari 161 keluarga di Desa Malambe dan 50 keluarga di Desa Ponelo.

Sebelum kembali ke darat, Wagub Idah juga menyambangi Desa Tihengo untuk menyerahkan tambahan 67 paket bantuan. Setiap paket bernilai sekitar Rp180 ribu, berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan 10 butir telur.

Pesan untuk Jaga Kesehatan dan Cegah Pernikahan Dini

Dalam kesempatan itu, Idah Syahidah tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga menitipkan pesan penting kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar warga senantiasa menjaga kesehatan, serta memperhatikan masa depan anak-anak melalui pendidikan.

“Jangan sampai anak baru lulus SMP sudah dinikahkan. Biarkan mereka sekolah dulu, meraih pendidikan yang cukup. Kalau sudah matang, sekitar usia 20 tahun, barulah boleh menikah,” tegasnya.

Idah berharap praktik pernikahan dini yang masih marak di Gorontalo Utara bisa ditekan, bahkan hilang sama sekali.

Pemerintah Hadir Meski Anggaran Terbatas

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Idah menegaskan pemerintah provinsi akan terus berkomitmen menghadirkan program nyata untuk masyarakat.

“Sebisa mungkin dengan kondisi yang ada, pemerintah harus tetap hadir. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan keluarga beberapa hari ke depan,” ujarnya.(antara)

 

Editor : Nur Fadilah
#BANTUAN #GORONTALO UTARA #PEMPROV GORONTALO #pangan