Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Cegah Kriminalitas Remaja, Polisi Gorontalo Utara Ajak Orang Tua Lebih Peduli

Nur Fadilah • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:15 WIB


Polres Gorontalo utara imbau orang tua awasi anak tak langgar hukum
Polres Gorontalo utara imbau orang tua awasi anak tak langgar hukum

 

GORONTALOPOST -Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Utara menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak guna mencegah terjadinya tindakan melanggar hukum yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Gorontalo Utara, Inspektur Satu Maulana Rahman, mengimbau para orang tua untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak, terutama di luar rumah. Menurutnya, lemahnya pengawasan keluarga kerap menjadi pintu masuk bagi anak-anak terjerumus dalam perilaku menyimpang.

“Tindakan melanggar hukum itu bukan hanya kejahatan berat, tetapi juga segala perbuatan yang meresahkan dan mengganggu ketertiban masyarakat. Jika ditemukan, tentu akan kami tindak tegas,” kata Maulana di Gorontalo, Senin.

Ia menjelaskan, salah satu faktor pemicu terjadinya aksi kriminal di kalangan remaja adalah pengaruh pergaulan bebas, seperti konsumsi minuman keras, alkohol, hingga obat-obatan terlarang.

Kondisi tersebut, lanjutnya, sering kali mendorong anak-anak melakukan tindakan di luar kendali yang berujung pada pelanggaran hukum.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta tidak ragu melapor jika menemukan indikasi kegiatan menyimpang atau tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum di wilayahnya.

“Kami tidak segan menindak tegas setiap bentuk kekerasan jalanan di wilayah hukum Polres Gorontalo Utara,” tegasnya.

Imbauan ini menguat menyusul peristiwa penembakan menggunakan panah wayer yang terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026, di Kecamatan Tomilito. Dalam kejadian tersebut, seorang pria dewasa menjadi korban setelah ditusuk panah wayer rakitan oleh terduga pelaku yang masih berusia anak-anak dan dalam kondisi mabuk.

Korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan beruntung masih dapat diselamatkan setelah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Peristiwa ini sudah dilaporkan oleh pihak korban dan saat ini sedang dalam penanganan kami,” ujar Maulana.

Melalui kejadian tersebut, pihak kepolisian berharap adanya kerja sama semua elemen masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan mulai dari lingkungan keluarga, tempat tinggal, hingga pergaulan anak sehari-hari.

“Pengawasan terhadap lingkungan bermain dan pergaulan anak sangat penting agar mereka tidak terpengaruh hal-hal menyimpang yang dapat merusak masa depan dan berujung pada tindakan melanggar hukum,” tutupnya.(antara)

 

Editor : Nur Fadilah
#Polisi #Gorut