Gorontalopost, GENTUMA - Berlarutnya persoalan banjir di Desa Dumolodo, Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, memunculkan inisiatif pribadi dari Budiman Katili.
Baca Juga: Komisi II DPRD Gorontalo Tinjau Dapur MBG di Bone Bolango, Siap Layani 941 Penerima Manfaat
Sosok yang memiliki ikatan kekerabatan dengan warga setempat itu
membangun tanggul dan saluran air secara mandiri untuk menahan luapan air sungai saat musim hujan.
Budiman mengaku, langkah tersebut diambil sebagai bentuk keprihatinan
terhadap sanak saudaranya yang selama bertahun-tahun harus hidup dalam ancaman banjir,
tanpa adanya penanganan nyata dari pemerintah maupun wakil rakyat di daerah pemilihan tersebut.
"Kasihan keluarga saya. Mereka sudah bertahun-tahun tinggal dalam kondisi diteror banjir.
'
Tapi sampai hari ini tidak ada solusi dari Pemerintah maupun Anggota DPRD Gorut," kata Budiman Katili.
Ia menegaskan bahwa seluruh material pembangunan tanggul dan saluran air tersebut ditanggung secara pribadi.
Sementara itu, proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian bersama.
"Untuk material sudah ada. Hanya saja, proses pekerjaannya kita lakukan secara swadaya," pungkas Budiman.
Aksi swadaya ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara bagi warga Desa Dumolodo
sekaligus mengetuk perhatian pemerintah daerah
agar segera turun tangan menangani persoalan banjir secara komprehensif.(Inong).
Editor : Azis Manansang