Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Polisi Buru OTK Perkosa Siswi di Pohuwato, Saat Kepergok Wikwik

Azis Manansang • Minggu, 7 April 2024 | 04:29 WIB

 

Suasana di Polres Pohuwato saat korban melapor kasus penganiyaan dan pemerkosaa oleh OTK.(F:ist)
Suasana di Polres Pohuwato saat korban melapor kasus penganiyaan dan pemerkosaa oleh OTK.(F:ist)


Gorontalopost, MARISA - Polres Pohuwato masih terus memburu pelaku dugaan pengeroyokan 8 orang tak dikenal (OTK) kepada seorang pemuda.

Hingga pemerkosaan kepada pacar korban yang merupakan seorang siswi SMA di Marisa, pada Minggu malam lalu (31/03/2024).

Dikutif dari sejumlah sumber, Kasat Reskrim Polres Pohuwato, Iptu Faisal Ariyoga Anastasius Harianja, mengungkapkan kronologis kejadiannya.

Baca Juga: Warga Sorot Sampah Menumpuk di Depan Kantor Pemerintah

Awalnya korban berinisial N datang di lokasi pasar malam bersamaan dengan pacarnya berinisial I dengan maksud hendak membeli makanan.

Setelah dari situ, sang pacar mengajak N ke jalan trans yang berada di Kompleks Tugu Selamat Datang di Kota Marisa.

"Setelah tiba, laki-laki berinisial I (Pacar Korban) menghentikan motor di bahu jalan yang saat itu tidak ada lampu penerangan jalan.

Setelah itu, I dan N nongkrong di bahu jalan itu," ungkap Iptu Faisal.

Baca Juga: Komplotan Pencuri Oli Diringkus Polisi Pohuwato

Lebih lanjut kata Faisal, keduanya akhirnya melakukan wikwik alias hubungan yang layaknya suami istri.

Saat sedang berhubungan, tiba-tiba dipergoki salah seorang lelaki yang tak dikenal.

"Setelah memergoki, lelaki yang tidak dikenal ini mengancam akan melaporkan.

Namun si laki-laki ini ada permintaan juga bahwasanya si Korban N ini ikut melayaninya juga, supaya aman, tidak dilaporkan.

Baca Juga: Oknum Honorer di Kantah BPN Gorontalo Diciduk Bawa Ganja

Singkat cerita karena takut, si N ini mau nggak mau melayani lah seperti itu. Jadi di depan pacarnya dia melayani orang tidak dikenal ini," tutur Faisal.

Tak tinggal diam atas perlakuan orang tidak dikenal kepada pacarnya,

I yang melihat ada kesempatan untuk melawan akhirnya memukul orang tidak dikenal tersebut menggunakan batu.

Baca Juga: Koalisi Golkar -Gerindra Resmi Usung Bersinar Saipul-Nasir di Pikada Pohuwato

"Mungkin pacarnya marah, lalu memukul orang tak dikenal ini menggunakan batu, sehingga di TKP ada darah segala macam.

Setelah itu, si Korban dan laki-laki I ini meninggalkan tempat dan orang tidak dikenal juga pergi," jelas IPTU Faisal.

Setelah mendapat laporan tersebut, lanjutnya lagi, tim langsung turun untuk mengecek seluruh puskesmas yang ada di Kecamatan Marisa.

Serta rumah sakit terdekat untuk menemukan pelaku dengan ciri-ciri yang sama dengan laporan N Dan I.

Baca Juga: Blokade Jalan Perkantoran Pemkab Bonebol Akhirnya Dibuka

"Dan ternyata, ada yang orang tidak dikenal sedang dirawat, setelah kita lakukan konfirmasi bahwasanya benar itulah orang yang memergoki I dan N," jelasnya.

Tak sampai disitu, Faisal menegaskan, bahwa orang tak dikenal tersebut melakukan aksinya sendiri.

Dan informasi yang beredar dikalangan publik bahwa 8 OTK tersebut, hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi.

Baca Juga: Kasat Samapta dan Kapolsek Kota Timur Kota Gorontalo Disertijab

"Kami konfirmasi, bahwasanya dia melakukan aksinya sendiri. Tidak benar bahwa 8 orang yang memergoki, sampai detik ini saya jelaskan belum ada informasi ke arah sana.

Nah itu masih materi penyelidikan, kita belum tahu persis benar 8 orang atau 1 orang. Tapi hasil interogasi awal belum ada seperti itu.

Nah orang ini juga kami mintai keterangan hari ini, masih rencana operasi, nanti setelah pengobatan operasi satu dua hari ini baru kita tanyakan," urai Faisal.

Baca Juga: Kasus TPPU Kedua di Gorontalo PN Gorontalo Vonis Terdakwa FA Tujuh Tahun Penjara

Ditanyai soal terduga pelaku, dengan tegas kata Faisal, pihaknya baru menerima laporan dari keluarga korban.

"Sampai sejauh ini, laporan yang masuk di kita, yakni orang tua korban melaporkan anaknya terkait tindak pidana persetubuhan.

Otomatis dengan itu kemungkinan kami lebih condong ke arah si orang tak dikenal," tandasnya.(Hendris/Hld/Hms-pol)

Editor : Azis Manansang
#Polisi Buru #OTK #kepergok mesum #perkosa siswi