Gorontalopost, LIMBOTO – Penemuan mayat di halaman Masjid Agung Baiturahman, Limboto gemparkan warga sekitar, kemarin .
Menyikapi kejadian ini Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Ditreskrimum Polda Gorontalo.
Bersama Inafis Polres Gorontalo turun tangan dan langsung bergerak melakukan proses identifikasi.
Baca Juga: Tanpa PDI-P Nelson – Kris Mendaftar di KPU, Perpaduan Religis dan Nasionalis
Tim Inafis Polda Gorontalo bersama Inafis Polres Gorontalo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Untuk mengumpulkan bukti-bukti dan memastikan identitas korban melalui pemeriksaan forensik.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo Kombes Pol. Nur Santiko, SIK., menyatakan bahwa penemuan ini sedang ditangani secara intensif oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Andalkan Rusli-Elnino, Paslon GAS Gusnar-Idah Yakin Menang 70 Persen Pilgub Gorontalo
“Tim Inafis Ditreskrimum Polda Gorontalo telah diterjunkan untuk melakukan identifikasi dan memastikan penyebab kematian korban.
Kami masih menunggu hasil lebih lanjut dari pemeriksaan ini,” ujarnya.
Lanjut Nur Santiko, usai dilakukan proses identifikasi, diketahui korban bernama Mansur, seorang petani/pekebun, yang merupakan warga Kabupaten Toli-Toli Provinsi Sulawesi Tengah.
“Saat ini, jenazah telah dijemput oleh pihak keluarga, untuk dilakukan proses pemakaman,” pungkasnya.
Baca Juga: Paslon Tulus Targetkan Kemenangan 60 Persen, Tonny : Survey Calon Diedors Rachmat Gobel Pemenangnya
Sementara itu sebelumnya dihimpun dari sejumlah sumber, korban ditemukan oleh salah seorang jemaah yang akan melaksanakan sholat subuh. Pria tersebut ditemukan dalam kondisi berlumuran darah.
Sumber menambahkan, awalnya Hamzah (26) yang hendak melaksanakan shalat subuh mendapati korban sudah tergeletak di parkiran masjid.
Melihat kondisi korban yang sudah berlumuran darah, Hamzah kemudian memanggil security masjid, Yanto.
Keduanya kemudian mengecek kondisi korban. Saat ditemui keduanya, korban masih sempat mengangkat kepalanya sebanyak dua kali dan masih membuka mata.
Baca Juga: Merlan-Syamsu Resmi Mendaftar di KPU Siap Bawa Bone Bolango Jadi Mulus
“Setelah itu, korban menghembuskan nafas terakhir tanpa menyebutkan sepatah kata pun. Saat menutup usia, korban mengeluarkan darah segar dari hidung,” ungkap Hamzah.
Di tempat yang sama, sebelum ditemukan tidak bernyawa, Yanto menjelaskan bahwa korban sudah sering dilihatnya tidur di bagian sudut dapur masjid.
“Setiap kali kesini, korban mengendarai motor Revo,” ungkapnya.
Keduanya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Public Safety Centre (PSC) Kabupaten Gorontalo. Tidak berselang lama, tin PSC datang bersamaan dengan tim Inafis Polres Gorontalo untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Mg-04)
Editor : Azis Manansang