Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Preman Rampas dan Bakar Motor Pedagang Es Krim di Pohuwato, Kedua Pelaku Diringkus Polisi

Azis Manansang • Kamis, 29 Mei 2025 | 18:40 WIB

 

Polisi saat melakukan olah KPT preman rampas dan bakar motor pedagang Es krim .(F:hms-Pol)
Polisi saat melakukan olah KPT preman rampas dan bakar motor pedagang Es krim .(F:hms-Pol)

Gorontalopost, POPAYATO – Nasib nahas menimpa seorang pedagang es krim keliling, Iwan Amlia (50), saat tengah mengais rezeki di Desa Dambalo, Kecamatan Popayato.

Ia dicekik dan dagangannya dirusak oleh dua pria tak dikenal, bahkan sepeda motornya dibakar hingga hangus.

Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada Senin (26/5/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.

Baca Juga: Tak Terima Ditegur Saat Mabuk, Suami di Randangan Gorontalo Tikam Istri

Korban yang sehari-hari menjajakan es krim dengan sepeda motor, tidak menyangka akan menjadi sasaran aksi brutal para pelaku.

Menurutnya, kejadian bermula saat ia sedang melayani pembeli, lalu datang seorang pria yang tiba-tiba merampas es krim yang telah disiapkan untuk orang lain.

"Orang itu langsung bilang 'saya dulu yang ambil', tanpa bayar sepeser pun.

Waktu saya tegur dengan sopan, dia malah mencekik saya dan menghancurkan barang dagangan," kata Iwan, yang masih terlihat trauma.

Tidak hanya itu, salah satu pelaku bahkan mengeluarkan senjata tajam, membuat Iwan terpaksa menyelamatkan diri dengan berlari ke kantor Polsek Popayato.

Baca Juga: Heboh! Eks Napi Kasus Asusila Lolos PPPK Kemenag Gorontalo, Pelantikan Dibatalkan Mendadak

Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyampaikan bahwa kedua pelaku, berinisial UK (35) asal Desa Wonggarasi Tengah dan RS (40) asal Desa Dambalo, telah diamankan.

“Anggota Polsek Popayato segera menuju lokasi dan menemukan motor korban sudah dalam kondisi terbakar.

Kedua pelaku kini sudah kami tangkap dan proses hukum sedang berjalan,” jelas Busroni.


Aksi main hakim sendiri ini mendapat kecaman dari warga sekitar, yang menyayangkan kekerasan terhadap pedagang kecil.

Polisi mengimbau warga agar tidak segan melapor jika menemukan aksi premanisme serupa.(Mg-08)

Editor : Azis Manansang
#pedagangkecil #popayato #Gorontalo #Polres Pohuwato #POHUWATO #motor dibakar #premanisme #kriminalitas 2024