GORONTALOPOST - Dua mantan anggota Angkatan Laut Britania Raya sedang mengambil langkah berani dalam upaya menjadi orang pertama yang berhasil menyeberangi Sungai Amazon, mengarungi perjalanan dari puncak tertinggi sungai hingga mencapai Samudra Atlantik. Misi berani ini melibatkan perjalanan sejauh lebih dari 5.000 km, menantang batas-batas dan meraih potensi rekor dunia.
Langkah ini diselenggarakan atas inisiatif organisasi yang dikenal dengan nama "Summit to Sea," sebuah perjalanan dari puncak gunung ke lautan. John Bathgate, 35 tahun, adalah pemimpin ekspedisi ini, ditemani oleh rekannya, Ian Roberts yang berusia 34 tahun.
Segalanya dimulai ketika John dan Ian berada di sekitar perbatasan Kolombia. Ketika mereka berada di atas perahu dayung, dua bajak laut tiba-tiba mendekati mereka. Dengan pandangan mencurigakan, kedua bajak laut itu memeriksa barang bawaan marinir-marinir tersebut, lalu tak lama kemudian, mereka mengeluarkan sebuah pistol.
Menurut laporan dari Metro UK, Ian menyatakan bahwa dia merasa kedua bajak laut ini sudah berniat merampas barang bawaannya sejak awal. Saat pertama kali mereka berhadapan, salah satu dari bajak laut itu menunjukkan ekspresi wajah yang penuh dengan rasa benci.
Ian menjelaskan, "Biasanya, jika penduduk lokal datang untuk melihat kami, mereka akan menunjukkan rasa penasaran. Ketika kami memberi lambaian tangan dan senyuman, biasanya mendapat respons yang serupa."
"Namun, orang ini (bajak laut) menunjukkan ekspresi wajah penuh kebencian," imbuhnya.
Ketika marinir-marinir tersebut hendak pergi, bajak laut tiba-tiba berubah arah dan mendekati perahu mereka dari belakang. Saat mereka melihat pistol di tangan bajak laut, Ian segera merespon dengan mengarahkan dayungnya ke arah bajak laut itu dan mengenainya di dada, berusaha melumpuhkannya, lalu masuk ke dalam air.
John mengingat, "Tembakan pertama ditujukan pada Ian, tapi meleset. Tembakan kedua diarahkan padaku dan mengenai pundakku. Lalu aku terjun ke dalam air."
Kedua marinir ini terlibat dalam pertarungan bawah air yang tidak terhindarkan. John dan salah satu dari bajak laut yang membawa pistol itu berjuang di dalam air. Saat John berusaha menenggelamkan bajak laut tersebut, ia merasakan sengatan di tubuhnya akibat tembakan. Ia pun terkena tembakan saat berada di dalam air.
John berhasil meraih tangan bajak laut tersebut dan merebut pistolnya. Ia menembakkan dua kali tembakan di dalam air. Sementara itu, Ian juga berhasil melumpuhkan bajak laut yang lainnya yang juga berada di dalam air.
Untungnya, John dan Ian berhasil menyelamatkan diri setelah tenggelamkan perahu dan melumpuhkan kedua bajak laut tersebut. Mereka berhasil berenang kembali ke perahu mereka yang berjarak sekitar 15 meter.
Melansir dari The Sun, John Bathgate menerima perawatan medis setelah mendapatkan dua luka tembak di bahu dan pahanya. Meski begitu, ia harus tinggal di rumah sakit selama enam hari untuk perawatan lebih lanjut sebelum akhirnya pulang pada awal Agustus.
Diketahui bahwa pihak berwenang setempat berhasil menangkap para bajak laut ini, dan salah satunya harus menjalani operasi akibat luka tembak yang dideritanya di pinggang, akibat aksi tegas yang dilakukan oleh John. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey