Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Viral Desainer Mowalola Bikin Rok Mini Pakai Bendera Arab Saudi Disorot Umat Muslim

Azis Manansang • Senin, 18 September 2023 | 00:23 WIB

 

Karya kontroversial desainer Mowalola yang tampilkan bendera Arab Saudi jadi rok mini. (Twitter/@VANITYxVAULT)
Karya kontroversial desainer Mowalola yang tampilkan bendera Arab Saudi jadi rok mini. (Twitter/@VANITYxVAULT)

Gorontalopost.Id,  ABUJA - Nama Mowalola mendadak viral di Twitter usai memamerkan koleksi busana dengan desain yang kontroversial.

Dimana koleksinya yang bertajuk SS24 rupanya menampilkan beberapa busana dengan desain bendera nasional dari berbagai negara.

Satu di antara karya Mowalola yang banyak menjadi sorotan yakni desain bendera Arab Saudi yang ia sulap menjadi rok mini.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik DPD Projo Gorontalo Gelar Konferda 23 September

Hal itu menuai banyak kontroversi lantaran adanya tulisan lafal kalimat tauhid pada desain bendera tersebut.

Maka tak butuh waktu lama, karya SS24 yang diinisiasi Mowalola lantas disoroti oleh umat muslim.

Mengingat pada rok mini tersebut tertulis dengan jelas adanya kalimat tauhid bertuliskan 'la ilaha illallah'.

Baca Juga: Rachmat Gobel Ingatkan Kebijakan Ekonomi yang Pro NKRI di acara Hulonthalo Art & Craft Festival

Satu di antara pengguna Twitter yang menyoroti terkait desain kontroversi Mowalola adalah pemilik akun @VANITYxVAULT.

Melalui sebuah cuitan yang diunggah pada Sabtu (16/9) @VANITYxVAULT menanyakan terkait pengetahuan sang desainer terkait karyanya.

Pasalnya penempatan kalimat tauhid yang dipakai oleh Mowalola mungkin akan menyinggung sebagian orang muslim.

Baca Juga: Orang Indonesia Terduga sebagai Mata-Mata Rusia di Ukraina, Ini Profilnya

"Mowalola SS24 menampilkan rok mini dengan gambar bendera Saudi. Bagi yang belum tahu, kaligrafi Arab yang ada di bendera Saudi kebetulan merupakan kalimat syahadat umat Islam serta dua ayat Alquran.

Saya bertanya-tanya apakah tim desain mengetahui
informasi ini," tulis akun @VANITYxVAULT.

"Saya rasa tidak ada seorang pun yang boleh mengirimkan kebencian terhadap desainer ini, melainkan jelaskan mengapa hal ini sangat menyinggung umat Islam," tambahnya.

@VANITYxVAULT menyebutkan kontroversi semacam ini sebelumnya memang sudah pernah terjadi.

Baca Juga: Penampakan Buaya di Pantai Leato Gegerkan Warga Gorontalo

Maka dari itu, pemilik akun mengimbau kepada warganet untuk memberitahu Mowalola secara baik-baik terkait esensi kalimat tauhid pada desain bendera Arab Saudi.

"Mungkin sulit untuk mengetahui apa yang menyinggung orang ketika berhadapan dengan budaya asing, namun yang penting adalah kita mendidik diri kita sendiri dan melakukan yang lebih baik di masa depan," jelas @VANITYxVAULT.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Unggul di Pemilih Usia 40 ke Atas, tapi Gen Z Tetap Setia Dukung Prabowo Subianto

"Ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi dalam dunia fesyen - Di Chanel ss94, Karl Lagerfeld menunjukkan berbagai penampilan menggunakan ayat-ayat Alquran yang membuat marah komunitas Muslim pada saat itu.

Dia kemudian mengakui bahwa menurutnya ayat-ayat tersebut adalah sebuah puisi & meminta maaf."


Mowalola Minta Maaf

Menanggapi karyanya yang kontroversial, san desainer lantas angkat bicara melalui akun Twitternya @MOWALOLA_.

Dalam cuitan yang diunggah pada Minggu (17/9) Mowalola membenarkan bahwa karya SS24-nya memang terinspirasi dari penggunaan bendera nasional berbagai negara.

Namun setelah pertunjukan, ia baru menyadari kalau desain bendera Arab Saudi menampilkan kata-kata suci.

Baca Juga: Mantan Istri Ahok Senang Dengar Pidato Kebangsaan Anies Baswedan

Hal ini lantas memicu kemarahan besar bagi umat muslim karena penggunaannya yang tidak sesuai.

Merasa bersalah, Mowalola akhirnya meminta maaf dan menghapus karyanya dari koleksi SS24.

"Sekarang saya telah dididik tentang topik ini, saya dengan tulus meminta maaf," tulis Mowalola pada keterangannya.

"Untuk ini. Saya akan memastikan desain ini dihapus dari koleksi. Saya sangat menyesali segala luka atau pelanggaran yang mungkin ditimbulkan oleh kelalaian saya," tambahnya.(Jpc).

Editor : Azis Manansang
#bendera #Arab Saudi #Mowalola #umat muslim #desainer