Gorontalopost, MOSKOW – Di tengah lawatannya ke Rusia untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian, kali ini melalui karya tulisannya yang diterbitkan dalam bahasa Rusia.
Baca Juga: Konflik Iran-Israel Memanas, Siaga 1 TNI Siapkan Evakuasi 578 WNI Lewat Jalur Darat
Buku berjudul “Kepemimpinan Militer” tersebut diterbitkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia di Saint Petersburg, bertepatan dengan jadwal pertemuan resmi kedua kepala negara, Kamis, 19 Juni 2025.
Buku ini memuat gagasan strategis dan filosofi kepemimpinan ala militer yang dikembangkan Prabowo selama kiprahnya sebagai Menteri Pertahanan hingga menjabat Presiden RI.
Penerbitan ini disebut sebagai bagian dari penguatan hubungan intelektual dan strategis antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam bidang pertahanan dan studi militer.
Vladimir Sautov, Wakil Direktur Sains Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap isi dan kualitas literasi buku tersebut.
“Pak Prabowo bukan hanya pemimpin militer, tapi juga memiliki ketajaman literasi dan gaya penulisan yang kuat, baik dari sisi sastra maupun substansi,” ungkapnya.
Menurut Sautov, proses penerbitan buku ini bukan sekadar seremoni.
Buku ini telah dikaji terlebih dahulu oleh institusi militer Rusia, dengan izin dari Staf Umum Federasi Rusia, sebagai bentuk validasi terhadap isinya.
Dalam proses penerjemahan, Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia melibatkan berbagai tokoh penting termasuk diplomat.
Dan akademisi Rusia yang fasih berbahasa Indonesia dan memiliki kedekatan historis dengan Indonesia.
Salah satunya adalah Alexander Ivanov, mantan Duta Besar Rusia untuk Indonesia dan ASEAN.
Serta Vladimir Morozov, diplomat senior yang dikenal publik Indonesia karena pernah bertugas lebih dari satu dekade di Jakarta.
“Proyek ini tidak sekadar formal. Kami menyusun tim dengan pendekatan informal agar buku ini benar-benar relevan bagi pembaca Rusia.
Dan kami sangat bersyukur, prosesnya bisa disinkronkan dengan kedatangan Presiden Prabowo di sini,” tambah Sautov.
Buku
“Kepemimpinan Militer” menandai dimensi baru dalam hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.
Memperkuat jalinan kerja sama yang tak hanya bersifat politik dan ekonomi, tetapi juga berbasis intelektual dan nilai strategis jangka panjang.n(jpc)
Editor : Azis Manansang