Gorontalopost.id, LIMBOTO - Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo akui perseteruannya dengan Wabup Hendra Hemeto, tak berdampak pada kinerja pemerintah daerah (pemda). Bahkan kata
Neslon dirinya tak begitu menanggapi persoalan tersebut.
"Sebenarnya saya tak mau menanggapi hal ini lagi, tapi saya ingin tegaskan bahwa kita (pemda).
Tetap fokus pada penyelesaian program di akhir tahun 2023," tandasnya saat dikonfirmasi, kemarin.
Baca Juga: Jabatan Struktural dan Asisten Manager Perumda Muara Tirta Akhirnya Terisi
Bahkan kata Nelson pihaknya lebih fokus pada krisis ekonomi pasca covid-19, dari pada menyeriusi kejadian tersebut.
"Saya tidak ingin berkonflik dengan siapa-siapa, apalagi ini juga momentum politik," tandasnya.
Baca Juga: Bawaslu Provinsi Gorontalo Seriusi Enam Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye
Adapun diberitakan sebelumnya Emosi wakil Bupati Gorontalo Hendra Hemeto akhirnya nyata tak tertahankan..
Tiba tiba membubarkan pelantikan pejabat structural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang dipimpin oleh bupati Nelson Pomalingo.
Kondisi ini sepertinya mengambarkan kondisi hubungan kedua kepala daerah ini ternyata dalam kondisi tidak baik baik saja.
Ini tergambarkan dalam potongan video yang beredar di sejumlah media sosial. Saat Wakil Bupati Hendra Hemeto tiba tiba ngamuk meminta agar pelantikan ini ditunda.
Baca Juga: Viral di Medsos Dua Wakil Rektor Universitas Muhamadiyah Gorontalo Hadiri Acara Pemenangan AMIN
Saat itu terdengar suara wakil bupati Hendra Hemeto mempersoalkan dirinya tidak dlilibatkan dalam berbagai hal.
Bahkan ia tidak segan mengatakan kalau bupati Nelson Pomalingo cenderung mengabaikan peran-peran dirinya sebagai Wakil Bupati Gorontalo.
“Di dalam pemerintahan itu satu paket, Bupati dan Wabup, bukan Sekda atau asisten, selama ini Nelson mengabaikan eksistensi Wakil Bupati,” kata Wabup Hendra Hemeto.
Katanya ia tidak mempermasalahkan siapa yang diangkat menjadi pejabat. Hanya saja, tindakan Bupati Gorontalo yang tidak melakukan koordinasi dengannya, menurutnya, sudah keterlaluan.(Mg-04)
Editor : Azis Manansang