Gorontalopost, TELAGA – Meski banjir mulai surut, namun hingga kini masih menggenangi pemukiman warga di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Banjir ini masuk rumah warga, khususnya yang berada paling dekat dengan sempadan Danau Limboto.
Baca Juga: Bawaslu Provinsi Gorontalo Temukan 7000 Pemilih Lakukan Perubahan Data Saat Coklit Pilkada 2024
"Memasuki pekan kedua, ketinggian air di Desa Ilotidea Kecamatan Tilango akibat luapan air danau Limboto, masih tinggi.
Ya Allah semoga bencana ini segera usai,"ungkap Bojes salah satu warga dalam statusnya di media sosial Facebook.
Kondisi ini tak hanya terjadi di Ilotetidea tapi juga sejumlah desa lainnya di wilayah Kecamatan Tilango.
Seperti di Desa Dulomo, genangan air masih ditemukan di sejumlah rumah warga.
Baca Juga: Sejumlah Penambang Ilegal Ditangkap Tim Gabungan Gakkum dan DLHK
Selanjutnya di Kecamatan Telaga Jaya dialami warga Desa Hutadaa, genangan banjir masih terjadi di rumah-rumah warga.
Sementara di Telaga Biru dua Desa diantaranya yang paling parah yakni Desa Pentadio Barat dan Desa Lupoyo.
Genangan air di dalam rumah bervariasi 1 hingga 2 meter. Bangunan yang memiliki pondasi rendah lebih tinggi air yang masuk ke halaman dan dalam rumah.
Baca Juga: KPU Bone Bolango Segera Verifikasi Faktual Ribuan KTP Dua Bapaslon Perseorangan
Sementara itu di wilayah Kota Gorontalo masih ditemukan genangan air di pemukiman warga terutama di wilayah Lengkobalo hingga sebagian di Raja Eyato.
Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat sebanyak 3.871 jiwa dan 1.039 rumah terdampak akibat kejadian ini.(Mg-03).
Editor : Azis Manansang