Gorontalopost, LIMBOTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo memprioritaskan distribusi logistik Pemilu ke 27 desa yang sulit dijangkau.
Distribusi akan dilakukan lebih awal untuk memastikan semua logistik tiba tepat waktu sebelum pencoblosan pada 27 November 2024.
Baca Juga: Penemuan Jasad Terapung di Bone Bolango, Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan
Plt Ketua KPU Kabupaten Gorontalo, Windarto Bahua, menjelaskan bahwa wilayah-wilayah tersebut tersebar di Kecamatan Mootilango, Telaga Biru, dan Asparaga.
Di Kecamatan Mootilango, terdapat 10 desa yang akan menerima logistik pada H-2 pencoblosan.
"Desa-desa ini kami prioritaskan karena medannya membutuhkan waktu lebih lama untuk dijangkau," ujar Windarto, kemarin.
Sementara itu di Wilayah Dulamayo di Kecamatan Telaga Biru juga masuk dalam daftar prioritas.
Baca Juga: Pilkada Gorontalo 2024:, KPU Imbau Paslon untuk Menjaga Persatuan dan Demokrasi
Di wilayah ini, terdapat 5 desa yang logistiknya akan dikirimkan pada H-2, sedangkan 10 desa lainnya dijadwalkan menerima distribusi pada H-1.
Kecamatan Asparaga memiliki dua desa yang diidentifikasi sebagai wilayah paling sulit diakses.
Untuk desa ini, distribusi akan dilakukan pada pagi hari H-1 agar logistik dapat tiba di sore hari.
Windarto mengungkapkan bahwa faktor cuaca dan medan menjadi tantangan utama dalam pendistribusian logistik.
"Musim hujan membuat perlindungan logistik menjadi sangat penting. Kami harus memastikan logistik tetap aman menggunakan terpal dan kendaraan tertutup," jelasnya.
Baca Juga: Warga Banjiri Kampanye Monologis Paslon Amran-Irwan di Lapangan IPOT Tapa
Untuk mendukung distribusi ke desa-desa terpencil, KPU Kabupaten Gorontalo akan menggunakan ojek warga dan tenaga manusia.
"Kami melibatkan masyarakat lokal untuk memastikan logistik sampai dengan aman," tambah Windarto.
Tahapan penyelesaian logistik dijadwalkan rampung pada H-2 atau 25 November.
Pada tanggal tersebut, logistik akan mulai ditempatkan di Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing kecamatan sebelum diteruskan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Baca Juga: Komisi VII DPR RI Tinjau Potensi Wisata Alam Gorontalo Wisata Hius Paus jadi Sorontan
"Dengan persiapan ini, kami optimis seluruh logistik akan sampai di TPS tepat waktu," pungkas Windarto.
Dengan total 27 desa yang masuk dalam kategori sulit dijangkau, KPU Kabupaten Gorontalo berupaya keras untuk memastikan tidak ada hambatan yang mengganggu kelancaran Pemilu.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang