GORONTALOPOST -Gorontalo mulai menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata halal yang potensial di Indonesia. Wakil Gubernur Gorontalo,Idah Syahidah Rusli Habibie, menilai konsep wisata halal sangat cocok dikembangkan di daerah yang dikenal sebagai “Serambi Madinah” ini.
Hal itu ia sampaikan usai menyambut kunjungan Deputi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Gorontalo, Senin (25/8).
Dalam kesempatan itu, Idah menekankan bahwa kekuatan pariwisata Gorontalo tidak bisa dilepaskan dari sektor lain yang saling mendukung.
“Di Gorontalo, pariwisata tidak bisa dipisahkan dari agromaritim dan olahraga. Hampir setiap kegiatan wisata selalu dirangkaikan dengan jalan sehat, lari, atau aktivitas lainnya. Dampaknya, pelaku UMKM ikut terbantu karena produk mereka bisa dipromosikan langsung kepada masyarakat,” ujar Idah.
Sertifikasi Halal untuk UMKM
Idah juga menyoroti pentingnya sertifikasi halal, terutama bagi produk UMKM yang sering hadir di berbagai event wisata. Pemerintah, katanya, telah berkomitmen mempermudah proses sertifikasi, termasuk lewat program gratis yang difasilitasi Kementerian Agama, Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan, serta lembaga pendamping lainnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pengembangan wisata halal di Gorontalo sejalan dengan falsafah masyarakatnya, “Adat bersendikan Syara’, dan Syara’ bersendikan Kitabullah”. Menurut Idah, pariwisata bukan sekadar soal ekonomi, melainkan juga harus tetap berakar pada budaya dan nilai agama.
Dukungan Kementerian Pariwisata
Dukungan juga datang dari Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata RI, Harianto, yang bersama tim Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) meninjau langsung kesiapan Gorontalo.
Harianto menegaskan bahwa wisata ramah Muslim bukan hanya soal label halal, tetapi juga tentang kenyamanan layanan. Sejak kedatangan wisatawan di bandara, misalnya, perlu ada informasi yang jelas mengenai mushala, tempat salat, hingga toilet yang sesuai standar. Hal serupa juga di hotel mulai dari arah kiblat, jadwal salat, hingga fasilitas ibadah lainnya.
“Keberadaan makanan halal yang bersih dan terjamin mutunya juga menjadi aspek penting. Hal ini tidak hanya memberi kenyamanan bagi wisatawan Muslim, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan wisatawan umum terhadap kualitas layanan di Gorontalo,” jelasnya.
Menuju Destinasi Wisata Halal Unggulan
Dengan dukungan pemerintah pusat, penguatan UMKM, serta basis budaya dan agama yang kuat, Gorontalo optimistis dapat memperkuat citranya sebagai destinasi wisata halal unggulan di Indonesia Timur.(antara)
Editor : Nur Fadilah