GORONTALOPOST -Pemerintah Kabupaten Gorontalo menunjukkan keseriusannya dalam mendukung dua program strategis nasional, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan percepatan penuntasan tuberkulosis (TBC).
Hal ini ditegaskan Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Gorontalo, Nawir Tondako, saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) secara virtual yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian.
Rakor yang diikuti pemerintah daerah se-Indonesia ini menjadi ajang penyamaan visi antara pusat dan daerah, terutama terkait keberlanjutan program prioritas pemerintah.
Distribusi Makanan Bergizi Aman dan Tepat Sasaran
Dalam kesempatan itu, Nawir menegaskan bahwa program MBG di Kabupaten Gorontalo berjalan baik dan sejauh ini tidak pernah ditemukan kasus keracunan makanan. Hal tersebut, katanya, berkat koordinasi intensif antara pemerintah daerah dengan berbagai instansi terkait.
“Distribusi makanan bergizi harus dipastikan tepat sasaran, dengan pengawasan ketat agar mutu pangan tetap terjaga,” ujarnya.
Fokus Eliminasi TBC 2030
Selain program MBG, percepatan penuntasan TBC juga menjadi perhatian utama. Nawir menyampaikan bahwa Pemkab Gorontalo siap mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat, sebagaimana keseriusan yang pernah ditunjukkan dalam penanganan pandemi COVID-19.
“Target eliminasi TBC tahun 2030 harus menjadi prioritas bersama. Karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi antara pusat dan daerah,” tegasnya.
Data nasional mencatat, estimasi beban kasus TBC di Provinsi Gorontalo mencapai 6.932 kasus dengan capaian notifikasi 53,9 persen. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Gorontalo menargetkan penuntasan 2.310 kasus.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan program MBG dan eliminasi TBC tidak hanya berjalan sesuai target, tetapi juga memberi dampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Gorontalo.(antara)
Editor : Nur Fadilah