Gorontalopost, LIMBOTO — Peringatan HUT ke-352 Kabupaten Gorontalo kembali menjadi panggung refleksi sekaligus penyemangat menuju pembangunan yang lebih maju dan adaptif.
Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Gorontalo, Wakil Gubernur Gorontalo.
Baca Juga: Skandal Perkebunan 80 Hektare di Lamahu, Komisi I Geregetan, Plasma Rakyat Tak Pernah Ada
Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi dinamika pembangunan yang semakin kompleks.
Idah menyampaikan bahwa usia 352 tahun bukan sekadar angka, melainkan catatan sejarah panjang yang menandai proses transformasi Kabupaten Gorontalo.
Ia menekankan bahwa perubahan iklim, fluktuasi ekonomi, hingga tuntutan layanan publik adalah tantangan nyata yang menuntut inovasi berkelanjutan.
Menurutnya, peluang kemajuan justru lahir dari kemampuan daerah beradaptasi.
Dalam kesempatan itu, Wagub menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi mendukung program prioritas Kabupaten Gorontalo.
Mulai dari ketahanan pangan, modernisasi pertanian, perbaikan infrastruktur, hingga peningkatan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga disebut sebagai ruang besar bagi pertumbuhan baru.
Ia turut menyoroti keberlanjutan program nasional yang dijalankan di daerah.
Seperti Sekolah Garuda, Koperasi Merah Putih, dan program makanan bergizi gratis.
Idah menekankan bahwa pembangunan harus tetap berpijak pada nilai-nilai Adati Hula-Hulaa To Sara’a agar kemajuan tidak meninggalkan identitas budaya lokal.
Dengan dukungan Provinsi yang semakin masif, Idah optimistis Kabupaten Gorontalo mampu memanfaatkan momentum HUT ke-352.
Sebagai titik loncatan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern, masyarakat yang lebih sejahtera, serta ekonomi yang lebih tangguh.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang