GORONTALOPOST -Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail kembali menegaskan komitmennya untuk membuka keterisolasian Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango.
Dalam pertemuan bersama Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Kantor Bupati Bone Bolango, Kamis, Gusnar menekankan bahwa percepatan pembangunan jalan menuju Pinogu sudah tidak bisa lagi ditunda.
Menurut Gubernur, berdasarkan peta Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), akses dari Tulabolo menuju Pinogu membentang sepanjang 42 kilometer, dengan 31 kilometernya melintasi kawasan taman nasional. Kondisi ini membuat proses pembangunan harus mengikuti berbagai persyaratan teknis dan lingkungan yang ketat.
DED Jadi Kunci Pembuka Anggaran
Gusnar menyebut bahwa langkah paling mendesak saat ini adalah penyelesaian Detailed Engineering Design (DED), yang menjadi prasyarat utama sebelum masuk ke tahap penganggaran hingga konstruksi fisik.
“DED harus segera dibuat. Tanpa itu, proses penganggaran tidak mungkin berjalan. Ini pondasinya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAM DPR RI atas perhatian serius mereka terhadap percepatan pembangunan akses jalan ke Pinogu, wilayah yang selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan infrastruktur dasar.
Kunjungan BAM DPR RI, Harapan Baru Masyarakat Pinogu
Kunjungan langsung Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan bersama tim dianggap sebagai angin segar bagi masyarakat Pinogu. Dukungan tersebut disebut dapat mendorong percepatan sinkronisasi lintas lembaga, termasuk Balai Jalan Nasional hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mengingat sebagian besar wilayah Pinogu berada dalam kawasan hutan lindung.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua BAM DPR RI beserta tim yang turun langsung untuk menindaklanjuti persoalan krusial ini,” kata Gusnar.
Bukan Sekadar Jalan, Tapi Pembuka Masa Depan Pinogu
Gusnar menegaskan bahwa pembangunan jalan ke Pinogu bukan hanya perkara membuka isolasi. Jalan tersebut akan menjadi akses vital untuk:
-
Perputaran ekonomi lokal
-
Penguatan ketahanan pangan
-
Pengembangan potensi kawasan
-
Akses layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan
“Pinogu punya potensi besar, tetapi itu tidak akan bernilai jika tidak ada akses jalan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemkab Bone Bolango berkomitmen mendukung penuh proses harmonisasi regulasi antara pusat dan daerah, demi memastikan percepatan pembangunan berjalan sesuai aturan tanpa mengabaikan aspek lingkungan.(antara)
Editor : Nur Fadilah