GORONTALOPOST -Gorontalo kembali menegaskan kekayaan kulinernya melalui salah satu hidangan paling ikonik: nasi kuning khas Gorontalo.
Tidak sekadar sajian nasi beraroma rempah, hidangan ini telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat, mulai dari perayaan adat, syukuran keluarga, hingga jamuan resmi berbagai acara pemerintahan.
Berbeda dengan nasi kuning dari daerah lain, nasi kuning Gorontalo memiliki karakter khas yang kuat. Warna kuningnya berasal dari kunyit segar yang dipadukan dengan santan dan bumbu rempah, menghasilkan aroma harum dan tekstur pulen yang menggugah selera.
Cita rasanya lebih gurih, sering kali disajikan bersama lauk pelengkap seperti ikan cakalang atau tuna rica, telur, abon ikan, sambal goreng, hingga irisan mentimun yang menyegarkan.
Menurut para pelaku UMKM kuliner di Gorontalo, popularitas nasi kuning lokal semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak masyarakat yang menjadikannya sebagai menu sarapan favorit, sementara wisatawan mulai menjadikan kuliner ini sebagai salah satu buruan utama saat berkunjung ke "Serambi Madinah".
Selain kaya rasa, nasi kuning Gorontalo juga sarat makna. Dalam tradisi lokal, hidangan ini sering hadir dalam acara syukuran sebagai simbol harapan baik, kebahagiaan, dan rezeki melimpah. Momen-momen penting seperti aqiqah, pernikahan, ulang tahun, hingga doa bersama hampir tak pernah lepas dari sajian klasik ini.
Dengan cita rasa otentik dan nilai budaya yang dalam, nasi kuning khas Gorontalo terus menjadi kebanggaan masyarakat. Keberadaannya bukan hanya memperkaya kuliner nusantara, tetapi juga memperkuat identitas daerah yang terkenal dengan kehangatan dan kekayaan tradisinya.(*)
Editor : Nur Fadilah