Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Susu Kambing Lokal Gorontalo Berpeluang Jadi Bahan Baku Industri Pangan

Nur Fadilah • Senin, 22 Desember 2025 | 12:39 WIB

Dosen UNG ungkap potensi besar susu kambing lokal Gorontalo
Dosen UNG ungkap potensi besar susu kambing lokal Gorontalo

GORONTALOPOST
-Susu kambing lokal Gorontalo mulai dilirik sebagai komoditas unggulan baru di sektor pangan, seiring hasil riset yang menunjukkan potensinya sebagai bahan baku industri berbasis susu dengan kualitas dan karakteristik yang kompetitif.

Potensi tersebut terungkap melalui hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal bereputasi internasional Q1 Scopus, Discover Food (Springer Nature), berjudul “Characterization of Physicochemical and Rheological Properties of Gorontalo Local Goat Milk for Dairy Technology Applications”.

Penelitian ini dilakukan oleh tim peneliti lintas institusi yang dipimpin Agus Bahar Rachman dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG), bersama Fahrul Ilham (UNG), Lukman Hakim dan Nicolays Jambang dari PRTPP BRIN, serta Andi Patiware dari Metaragakusuma Research Institute for Humanity and Nature.

Baca Juga: Tak Sekadar Penyedap, Ini Sederet Manfaat Bawang Putih bagi Kesehatan

Studi tersebut mengkaji karakteristik fisikokimia dan reologi susu kambing dari empat genotipe yang dipelihara secara tradisional di Gorontalo, yakni kambing Kacang, kambing lokal Gorontalo, kambing Peranakan Etawa, dan kambing persilangan Saanen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kambing sangat berpengaruh terhadap kualitas susu yang dihasilkan. Susu dari kambing persilangan, khususnya Saanen dan Peranakan Etawa, memiliki kandungan protein total dan fraksi kasein yang lebih tinggi. Kondisi ini menjadikan susu tersebut sangat potensial untuk diolah menjadi produk susu berprotein tinggi seperti keju dan yoghurt.

Sementara itu, susu kambing Kacang memiliki kandungan protein whey yang lebih dominan serta lebih mudah dicerna. Karakteristik ini membuatnya cocok dikembangkan sebagai produk pangan fungsional dan nutrisi khusus, terutama bagi konsumen dengan kebutuhan pencernaan tertentu.

Agus Bahar Rachman menjelaskan, pengembangan susu kambing di Gorontalo sangat relevan dengan kondisi geografis dan iklim daerah. Menurutnya, kambing lebih adaptif terhadap suhu Gorontalo yang relatif tinggi dibandingkan sapi perah.

“Karena kondisi Gorontalo lebih mudah mencari kambing dibandingkan sapi perah, dan suhu di Gorontalo berada di atas suhu ruang normal sekitar 27 derajat. Dengan kondisi tersebut, kambing menjadi ternak yang lebih mampu bertahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan sapi perah membutuhkan lingkungan dengan suhu rendah dan wilayah pegunungan, sehingga kurang cocok diterapkan di Gorontalo.

“Untuk sapi perah, syaratnya suhu dingin di bawah 15 derajat dan daerah pegunungan. Ini yang membuat pengembangan sapi perah tidak optimal di Gorontalo,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menilai pengembangan industri susu kambing di daerah dapat dipercepat melalui dukungan kebijakan nasional. Salah satunya melalui Program Koperasi Merah Putih yang dikembangkan pemerintah.

“Setiap koperasi desa bisa mengembangkan peternakan kambing sebagai basis produksi susu kambing lokal,” katanya.

Menurut Agus, peluang pengembangan susu kambing di Gorontalo sangat besar dan tinggal menunggu perubahan pola pikir masyarakat terhadap pangan fungsional. Ia menyebut, dari sisi kesehatan, susu kambing memiliki keunggulan dibandingkan susu sapi.

“Susu kambing lebih ramah bagi sistem pencernaan karena kandungan protein tertentu seperti laktoglobulin dan laktoferin. Ukuran globula proteinnya lebih kecil, sehingga lebih mudah dicerna dan minim risiko lactose intolerance,” ungkapnya.

Penelitian ini menegaskan bahwa susu kambing lokal Gorontalo memiliki karakteristik reologi yang stabil dan sesuai untuk berbagai aplikasi teknologi pangan.

Temuan tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan industri susu kambing berbasis potensi lokal sekaligus meningkatkan nilai ekonomi peternak di Gorontalo.(antara)

Editor : Nur Fadilah
#Gorontalo #susu kambing