GORONTALOPOST -Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI kembali membuahkan hasil positif bagi sektor pertanian di Gorontalo.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo menggelar panen raya padi dalam Program Ketahanan Pangan di Desa Bongomeme, Kecamatan Dunggaliyo, Minggu.
Panen raya tersebut menjadi simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kedaulatan pangan di tingkat lokal. Komandan Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, Letkol Arh Roma Laksamana Yuda, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pendampingan petani merupakan bagian dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, peran TNI tidak hanya hadir saat panen, tetapi sejak tahap awal pengolahan lahan, masa tanam, hingga memastikan proses panen berjalan lancar dan optimal.
“Ini adalah bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan ketahanan pangan,” ujar Letkol Roma.
Ia menambahkan, panen raya tersebut merupakan buah dari kerja keras bersama yang terus dijaga secara berkelanjutan. Kodim 1315/KG, kata dia, berkewajiban memastikan program strategis nasional benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyambut baik dukungan penuh TNI dalam mendorong kemajuan sektor pertanian daerah. Ia menegaskan bahwa isu ketahanan pangan kini telah menjadi salah satu fokus utama dalam program pembangunan Kabupaten Gorontalo.
Bupati Sofyan memastikan pemerintah daerah akan terus mengalokasikan sumber daya guna meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk melalui modernisasi alat serta penguatan infrastruktur pertanian.
“Ini bukan lagi sekadar menjalankan program pusat, tetapi sudah menjadi prioritas daerah. Kami ingin Kabupaten Gorontalo tumbuh sebagai lumbung pangan yang tangguh dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas peran aktif Kodim 1315/KG yang intens menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Berkat sinergi tersebut, pelaksanaan Program Ketahanan Pangan tahun 2026 dapat diawali dengan capaian yang membanggakan, sekaligus menjadi optimisme baru bagi ketahanan pangan Gorontalo ke depan.(antara)
Editor : Nur Fadilah