Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pemprov Gorontalo Mantapkan Program Strategis Hilirisasi Industri Ayam

Nur Fadilah • Senin, 12 Januari 2026 | 09:35 WIB


Gubernur Gorontalo canangkan hilirisasi industri ayam
Gubernur Gorontalo canangkan hilirisasi industri ayam

 

GORONTALOPOST -Pemerintah Provinsi Gorontalo semakin serius mendorong pengembangan sektor peternakan melalui program hilirisasi industri ayam terintegrasi.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan seluruh persiapan pencanangan program tersebut terus dimatangkan, khususnya di Kabupaten Gorontalo Utara.

Dalam agenda peninjauan dan koordinasi lintas sektor, Gubernur Gusnar didampingi Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Ketua DPRD Gorontalo Idrus Thomas Mopili, Wakil Bupati Gorontalo Utara, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi sinyal kuat bahwa program strategis tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Gubernur Gusnar menjelaskan, tim dari Jakarta dijadwalkan akan melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung kesiapan lokasi pengembangan klaster industri ayam di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Pemerintah daerah pun diminta merespons cepat berbagai kebutuhan teknis agar persiapan dapat berjalan optimal.

“Calon lahan yang disiapkan kurang lebih seluas lima hektare dan seluruhnya berada di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek. Lahan ini akan menjadi pusat pengembangan klaster industri ayam terintegrasi,” ujar Gusnar, Minggu.

Ia juga mengungkapkan adanya penyesuaian jadwal pencanangan program. Jika sebelumnya direncanakan berlangsung pada 7 Januari 2026, Pemprov Gorontalo kini menetapkan tanggal 19 Januari 2025 sebagai waktu pelaksanaan pencanangan.

Seiring dengan perubahan jadwal tersebut, Gubernur menginstruksikan instansi teknis untuk memastikan kesiapan lokasi acara, mulai dari kondisi kontur lahan hingga akses jalan menuju lokasi. Perhatian khusus diberikan mengingat faktor cuaca dan kondisi jalan yang rawan terdampak musim hujan.

“Mohon dicek kontur lahan dan jalan masuk, terutama saat musim hujan, agar tidak menghambat kegiatan. Jika diperlukan, OPD terkait diminta segera melakukan perataan lahan,” tegasnya.

Tak hanya soal infrastruktur, Pemprov Gorontalo juga memberi perhatian serius pada aspek keberlanjutan bahan baku. Ketersediaan jagung dinilai menjadi kunci utama dalam menjamin operasional pabrik pakan ternak yang menjadi bagian penting dari industri ayam terintegrasi.

“Yang sementara kami siapkan adalah bagaimana menjaga suplai jagung agar stok pabrik pakan ternak tetap terjaga dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Gusnar.

Program ini diharapkan mampu memperkuat rantai industri peternakan di Gorontalo, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat Gorontalo Utara.(antara)

Editor : Nur Fadilah
#Gorontalo #PEMPROV GORONTALO #OPD