Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Ban Mobil Pecah Saat Melaju

Nur Fadilah • Selasa, 13 Januari 2026 | 13:19 WIB

Ilustrasi pecah ban saat kecepatan tinggi. (Chaliklaw)
Ilustrasi pecah ban saat kecepatan tinggi. (Chaliklaw)

GORONTALOPOST
-Ban mobil pecah saat kendaraan sedang melaju merupakan salah satu situasi paling menegangkan bagi pengemudi.

Kejadian ini bisa terjadi kapan saja, baik di jalan tol maupun jalan biasa, dan berpotensi menimbulkan kecelakaan serius jika tidak ditangani dengan benar.

Kunci utama menghadapi kondisi darurat ini adalah tetap tenang dan mengetahui langkah yang tepat. Berikut enam langkah penting yang wajib kamu lakukan saat ban mobil pecah di jalan.

1. Tetap Tenang dan Kendalikan Setir
Hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Jangan langsung membanting setir atau mengerem mendadak karena dapat membuat mobil kehilangan kendali. Pegang setir dengan kuat dan arahkan kendaraan tetap lurus agar mobil tidak oleng.

2. Lepaskan Pedal Gas Secara Perlahan
Saat ban pecah, segera lepaskan pedal gas secara perlahan. Biarkan kecepatan mobil berkurang dengan sendirinya. Hindari menginjak rem secara tiba-tiba, terutama jika mobil melaju dengan kecepatan tinggi.

3. Gunakan Rem Secara Bertahap
Setelah kecepatan mulai turun dan mobil terasa lebih stabil, barulah gunakan rem secara perlahan dan bertahap. Langkah ini membantu menghentikan kendaraan dengan aman tanpa risiko tergelincir.

4. Nyalakan Lampu Hazard
Segera nyalakan lampu hazard untuk memberi tanda kepada pengendara lain bahwa kendaraanmu sedang dalam kondisi darurat. Ini penting untuk mencegah kendaraan lain mendekat terlalu dekat dan mengurangi risiko kecelakaan lanjutan.

5. Menepi ke Tempat yang Aman
Arahkan mobil ke bahu jalan atau area yang aman. Pastikan lokasi berhenti cukup jauh dari arus lalu lintas. Jika berada di jalan tol, usahakan menepi ke bahu jalan dengan jarak pandang yang baik.

6. Pasang Segitiga Pengaman dan Periksa Kondisi Ban
Setelah mobil berhenti, pasang segitiga pengaman di belakang kendaraan untuk memperingatkan pengendara lain. Periksa kondisi ban yang pecah. Jika memungkinkan dan aman, ganti ban dengan ban cadangan. Bila tidak, segera hubungi layanan derek atau bantuan darurat.

Pencegahan Lebih Baik daripada Panik
Untuk mengurangi risiko ban pecah, pastikan tekanan angin ban selalu sesuai standar, periksa kondisi ban secara rutin, dan hindari membawa muatan berlebih. Ban yang terawat dengan baik tidak hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tetapi juga meningkatkan keselamatan.

Dengan mengetahui dan menerapkan enam langkah di atas, kamu bisa menghadapi situasi ban mobil pecah dengan lebih tenang dan aman. Ingat, keselamatan adalah prioritas utama di jalan.(jpg)

Editor : Nur Fadilah