GORONTALOPOST -Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus menjaga toleransi dan keharmonisan kehidupan beragama sebagai fondasi penting pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, usai menghadiri peresmian renovasi Gereja Katolik Kristus Raja Stasi Limboto, yang berlokasi di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa.
Sugondo menyampaikan apresiasi atas inisiatif umat Katolik yang telah melakukan renovasi rumah ibadah tersebut. Menurutnya, keberadaan gereja yang representatif tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan umat yang memiliki nilai edukasi dan sosial.
“Ini menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah. Gereja ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembinaan keimanan serta kehidupan sosial umat Kristiani,” ujar Sugondo.
Ia menilai, bangunan gereja yang layak dan nyaman dapat berfungsi sebagai pusat pendidikan agama, sekaligus menjadi ruang dialog yang mendorong penguatan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Gorontalo.
Lebih lanjut, Sugondo menegaskan bahwa keberagaman merupakan ciri khas masyarakat Gorontalo yang harus dijaga bersama. Pemerintah daerah, kata dia, hadir dan memberikan dukungan kepada seluruh umat beragama tanpa membeda-bedakan.
“Keanekaragaman ini adalah kekayaan masyarakat Gorontalo. Pemerintah berkomitmen mendukung seluruh umat beragama tanpa terkecuali,” katanya.
Menurut Sugondo, kerukunan antarumat beragama, budaya, dan sosial merupakan prasyarat utama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Suasana yang harmonis diyakini mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat.
Peresmian renovasi Gereja Katolik Kristus Raja Stasi Limboto tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pemuka dan tokoh agama Katolik.(antara)
Editor : Nur Fadilah