Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Program MBG Disorot, Wagub Gorontalo Minta SPPG Bekerja Profesional

Nur Fadilah • Jumat, 6 Februari 2026 | 09:10 WIB


Wagub Gorontalo minta SPPG bersikap profesional dan bertanggung jawab
Wagub Gorontalo minta SPPG bersikap profesional dan bertanggung jawab

GORONTALOPOST -Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penegasan ini disampaikan menyusul adanya sorotan terhadap kualitas menu makanan yang diterima siswa di salah satu sekolah dasar di wilayah Bone Pesisir.

Sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Provinsi Gorontalo, Idah meminta seluruh pengelola SPPG berkomitmen penuh menjaga mutu pelayanan, mulai dari pengolahan hingga penyajian makanan kepada para penerima manfaat. Ia mengingatkan, program strategis ini menyangkut kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak.

“Ini peringatan bagi seluruh SPPG agar bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. Pelayanan dan penyajian makanan harus sesuai standar. Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan segan menghentikan operasional SPPG jika ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP),” tegas Idah di Gorontalo, Kamis.

Pernyataan tersebut mencuat setelah Kepala Sekolah SDN 9 Bone Pantai, Nur Ikhlas Muhamad, menyampaikan keluhan terkait menu MBG yang diterima siswa. Keluhan itu disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki, saat kegiatan reses di wilayah Bone Pesisir. Dalam pernyataannya, disebutkan adanya dugaan menu makanan yang dinilai tidak layak dan dikeluhkan oleh siswa.

Menanggapi hal itu, Kepala SPPG Desa Tihu, Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango, Alwin Karim, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa hasil pengecekan di lapangan tidak menemukan menu makanan sebagaimana yang dikeluhkan.

“Dugaan makanan yang hanya berisi tulang tidak ditemukan saat dilakukan pengecekan,” ujar Alwin.

Ia juga menjelaskan bahwa kunjungan anggota DPRD Provinsi Gorontalo ke SPPG saat itu lebih menyoroti mekanisme produksi hingga proses pengantaran makanan. Menurutnya, menu yang didistribusikan kepada siswa tidak menjadi pembahasan dalam kunjungan tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan pengawasan akan terus diperketat agar pelaksanaannya benar-benar berjalan sesuai standar dan tujuan awal program.(antara)

 

Editor : Nur Fadilah
#Gorontalo #Mbg #Wagub Gorontalo