Gorontalopost, LIMBOTO - Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah terus diperkuat
melalui roadshow optimalisasi PAD yang melibatkan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Baca Juga: Reses di Bonepantai, Femy Udoki Soroti Drainase Rusak Penyebab Banjir di Desa Lembah Hijau
Program ini tidak hanya menekankan digitalisasi, tetapi juga memperluas jangkauan layanan pajak secara langsung ke masyarakat.
Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menyambut baik inisiatif tersebut
dan menilai kolaborasi lintas pemerintahan penting untuk memperbaiki tingkat kepatuhan wajib pajak.
Ia menegaskan bahwa penguatan PAD akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam pemaparannya, tim Bapenda Provinsi Gorontalo menawarkan strategi layanan jemput bola
atau door to door untuk menjangkau wajib pajak yang selama ini sulit terlayani.
Pendekatan ini dinilai efektif untuk mendekatkan layanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
Selain itu, dibahas pula rancangan pembagian biaya operasional Samsat melalui skema cost sharing yang lebih proporsional.
Skema ini diharapkan menciptakan rasa keadilan bagi daerah yang berkontribusi terhadap penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor.
Baca Juga: Jelang Penas KTNA 2026, Pemkab Gorontalo Serahkan DED Jalan Strategis dan GOR David-Tony
Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menilai potensi PAD di daerah masih sangat besar jika dikelola secara terintegrasi.
Ia menekankan bahwa penyelarasan kebijakan dan transformasi layanan menjadi fondasi utama
untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah secara berkelanjutan.(Mg-04)
Editor : Azis Manansang