Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Sekda Sugondo Dorong Digitalisasi Keuangan Gorontalo, Rakorwil P2DD 2026 Fokus Perluasan QRIS dan Transparansi PAD

Azis Manansang • Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:59 WIB

 

Sugondo Makmur, menghadiri   Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2026 Wilayah Timur.(F:kmfo)
Sugondo Makmur, menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2026 Wilayah Timur.(F:kmfo)

Gorontalopost, GORONTALO – Sekda Sugondo Dorong Digitalisasi Keuangan Gorontalo, pada Rakorwil P2DD 2026 Fokus Perluasan QRIS dan Transparansi PAD.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo semakin serius mempercepat transformasi digital di sektor keuangan daerah.

Baca Juga: Sambut Ramadhan 1447 H, DPRD Provinsi Gorontalo Gelar Halal Bi Halal Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur,saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil)

Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2026 Wilayah Timur yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo.

Rakorwil tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat ekosistem digital dalam tata kelola keuangan pemerintah daerah,

sekaligus menyelaraskan kebijakan antara pemerintah daerah, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam agenda itu, Sugondo didampingi Kepala Badan Keuangan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, serta Tim Teknis TP2DD Kabupaten Gorontalo.

Fokus pembahasan mencakup peningkatan efisiensi fiskal melalui sistem pembayaran elektronik dan perluasan transaksi non-tunai di seluruh lini layanan pemerintah.

Sugondo menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam membangun tata kelola keuangan yang modern.

“Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah adalah fondasi transparansi.

Baca Juga: Pemkab Gorontalo Genjot Sertifikasi Tenaga Konstruksi, PUPR Ajukan Pelatihan ke BJK Makassar

Dengan sistem elektronik, pengawasan menjadi lebih ketat, potensi kebocoran bisa ditekan,

dan pendapatan asli daerah dapat dimonitor secara real time,” ungkapnya.

Ia juga menilai Rakorwil P2DD sebagai ruang berbagi praktik terbaik (best practice),

khususnya bagi daerah-daerah di wilayah timur Indonesia dalam mengoptimalkan implementasi digitalisasi fiskal.

Pemkab Gorontalo, lanjutnya, berkomitmen memperluas penggunaan pembayaran non- tunai berbasis QRIS

serta mendorong digitalisasi penuh pada transaksi belanja dan penerimaan daerah.

Langkah percepatan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas laporan keuangan daerah,

tetapi juga mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik berbasis keuangan secara cepat dan aman.

Melalui sinergi antara TP2DD dan sektor perbankan, Pemkab Gorontalo optimistis mampu

membangun sistem keuangan daerah yang lebih terintegrasi, akuntabel, serta mendukung ketahanan ekonomi regional di era digital.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Bank Indonesia #Gorontalo #QRIS #Transformasi Digital #Rakorwil P2DD Timur 2026 #TP2DD #Sekda Gorontalo #digitalisasi keuangan daerah