Gorontalopost, LIMBOTO – Turnamen basket pelajar 3X3 di Kabupaten Gorontalo tidak hanya menjadi panggung olahraga,
tetapi juga dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal. Kompetisi yang diikuti 11 tim pelajar ini
menghadirkan semangat baru bagi generasi muda dan pelaku usaha kecil.
Sekda Sugondo Makmur menyampaikan bahwa kegiatan olahraga harus memberi dampak luas, termasuk bagi sektor ekonomi masyarakat.
Ia menilai keramaian turnamen dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM, khususnya usaha kuliner dan produk kreatif.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah berencana mengembangkan konsep turnamen terpadu
yang menggabungkan olahraga dengan pemberdayaan ekonomi.
Dengan konsep tersebut, pertandingan tidak hanya melahirkan atlet, tetapi juga menciptakan ruang pertumbuhan usaha masyarakat.
Ketua Perbasi Viktor Asiku menyebutkan, kolaborasi antara olahraga dan aktivitas komunitas
seperti street coffee di sekitar arena menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kawasan publik.
Baca Juga: Pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre Dimulai, Lahan 5.800 Meter Persegi Mulai Diratakan
Menurutnya, pendekatan ini akan memperkuat ekosistem olahraga berbasis komunitas.
Turnamen ini pun diharapkan memperkuat citra Limboto sebagai pusat kegiatan positif generasi muda.
Selain melahirkan atlet berbakat, ajang ini juga menjadi simbol kebangkitan sport tourism dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gorontalo.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang