Gorontalopost, LIMBOTO – Tepat 20 Februari 2025 menjadi tonggak awal kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus di Kabupaten Gorontalo.
Baca Juga: Pemkab Boalemo Hadapi Audit BPK, Wabup Lahmuddin Hambali Minta OPD Siapkan Dokumen Lengkap
Mengusung visi Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan, keduanya memulai penataan menyeluruh
yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter, tata kelola, dan kesejahteraan masyarakat.
Selama satu tahun berjalan, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 71,54 atau masuk kategori tinggi, dengan angka harapan hidup 71,26 tahun.
Selain itu, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional menembus 101,03 persen
dengan dukungan subsidi kesehatan daerah sebesar Rp41 miliar,
sementara angka kemiskinan turun menjadi 14,89 persen dan inflasi terkendali di angka 2,54 persen.
Di bidang tata kelola, pemerintah daerah mempercepat digitalisasi melalui penerapan Tanda Tangan Elektronik,
SoTeken, penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, hingga QRIS Desa.
Baca Juga: Ramadan 1447 H, Pemkab Boalem Siapkan Toko Pengendali Inflasi di Boalemo
Langkah ini juga diperkuat dengan rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik
sebagai pusat layanan terpadu yang cepat dan transparan bagi masyarakat.
Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Gorontalo meraih sejumlah penghargaan bergengsi,
di antaranya Penais Award, tiga Treasury Awards, peringkat III Nasional Pelayanan KB,
Rekor MURI 57.936 akseptor IUD, UHC Award 2026 kategori umum, serta Opini WTP ke-15 kali berturut-turut.
Daerah ini juga sukses menjadi tuan rumah Perkemahan Saka Nasional 2025 di Bongohulawa,
memperkuat posisi sebagai daerah yang mampu menggelar agenda nasional.
“Dolo ito mopo’o lamahu lipu lipuntho limutu hulondhalo.” Kabupaten Gorontalo
kini terus melangkah memperkuat fondasi pembangunan menuju daerah yang bertumbuh, berkemajuan, dan berkelanjutan.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang