GORONTALOPOST -Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memastikan kesiapan angkutan Lebaran semakin optimal.
Tidak hanya fokus pada kelancaran operasional, pemerintah juga menggandeng maskapai penerbangan dan perusahaan pelayaran untuk menghadirkan tiket dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan kesiapan tersebut usai rapat koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026. Dalam rapat itu, sejumlah operator transportasi memaparkan strategi mereka menghadapi lonjakan penumpang arus mudik dan arus balik.
Salah satu kabar menggembirakan datang dari Lion Group yang menaungi Lion Air dan Batik Air. Maskapai ini berencana menambah rute penerbangan Gorontalo–Manado pulang-pergi mulai 10 Maret 2026, dengan catatan izin operasional telah terbit.
Rute tambahan tersebut direncanakan beroperasi selama Maret hingga periode Lebaran. Namun, Pemprov berharap layanan itu bisa terus berlanjut meski musim mudik telah usai.
Selain menambah rute, Lion Group juga memberikan diskon tiket hingga 20 persen, menyesuaikan kelas dan harga tiket yang tersedia. Dari sisi armada, Lion Group menyiapkan pesawat berkapasitas 219 dan 149 kursi, sementara Batik Air menyediakan 168 dan 158 kursi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Dukungan serupa juga datang dari Garuda Indonesia. Maskapai nasional ini memberikan potongan harga tiket berkisar 11 hingga 20 persen selama periode angkutan Lebaran.
Saat ini Garuda Indonesia melayani empat kali penerbangan dari dan ke Gorontalo setiap pekan, yakni Sabtu, Minggu, Senin, dan Rabu. Menjelang Lebaran, jadwal operasional akan disesuaikan dengan kebutuhan penumpang. Harga tiket berada pada kisaran Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per sekali perjalanan, dengan diskon tetap berlaku sesuai kebijakan perusahaan.
Tak hanya moda udara, sektor transportasi laut juga memberikan kontribusi signifikan. PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menghadirkan potongan harga tiket hingga 30 persen selama masa mudik.
Menurut Idah, kolaborasi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Gorontalo yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
“Diskon tiket dari maskapai dan PELNI ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan masyarakat selama masa mudik dan arus balik,” ujarnya.
Dengan tambahan rute, penyesuaian jadwal, serta potongan harga yang signifikan, Pemprov Gorontalo optimistis penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 akan berjalan lancar, aman, dan lebih ramah di kantong masyarakat.(antara)
Editor : Nur Fadilah