Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

BPKP Gorontalo Perkuat SPIP di Pemkab Gorontalo, Fokus Cegah Korupsi dan Risiko Strategis 2026

Azis Manansang • Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39 WIB

 

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyambut positif hasil evaluasi dan pendampingan teknis dari BPKP..(F:Kmfo)
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyambut positif hasil evaluasi dan pendampingan teknis dari BPKP..(F:Kmfo)

Gorontalopost, LIMBOTO – Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

menjadi sorotan utama dalam agenda penyampaian hasil pengawasan Tahun 2025

dan rencana pembinaan Tahun 2026 oleh BPKP Provinsi Gorontalo di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Baca Juga: Jejak Kepemimpinan Sofyan Puhi, Dari Bangku STN Telaga ke Panggung Politik Gorontalo

Kegiatan yang digelar di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo, Kamis (26/02/2026),

menitikberatkan pada manajemen risiko strategis dan pencegahan fraud di tingkat pemerintah daerah.

Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Kepala Perwakilan BPKP Gorontalo, Mohamad Riyanto, menegaskan bahwa penguatan SPIP

bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi fondasi budaya kerja birokrasi.

Menurutnya, kepemimpinan daerah yang kuat harus ditopang oleh sistem pengelolaan risiko yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Pengendalian intern yang matang akan mendorong efektivitas program sekaligus menjadi benteng awal

mencegah praktik penyimpangan secara sistematis,” ujarnya dalam forum tersebut.

Baca Juga: Gubernur Apresiasi Kinerja Kabupaten Pohuwato. Ekonomi Tumbuh 9,8 Persen Meski Fiskal Terbatas

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyambut positif hasil evaluasi dan pendampingan teknis dari BPKP.

Ia memastikan seluruh rekomendasi akan menjadi pijakan dalam memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran.

“Kami ingin setiap rupiah dari APBD benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dikelola secara bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa tata kelola yang bersih adalah syarat utama

menyelaraskan pembangunan daerah dengan agenda nasional dan visi pemerintahan daerah.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #PEMKAB GORONTALO #SPIP #pencegahan korupsi #BPKP #Pengawasan APBD #Manajemen Risiko Daerah