GORONTALOPOST -Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati kawasan Molosifat W, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, untuk mengikuti pawai obor yang digelar pada Ahad malam.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan partisipasi peserta dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Majelis Taklim, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), hingga Remamuda masjid.
Suasana malam itu dipenuhi cahaya obor yang dibawa para peserta sambil berjalan bersama menyusuri jalanan. Pawai obor tersebut tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong yang masih kuat terjaga di tengah masyarakat.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat 09 Maret 2026 di Kota Gorontalo, Lengkap dengan Jam Buka Puasa
Ketua panitia kegiatan, Mohammad Guntur Biya Wantu, mengatakan bahwa pawai obor merupakan salah satu tradisi yang terus dipertahankan oleh masyarakat setempat sebagai sarana mempererat tali silaturahim.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta melestarikan tradisi yang sudah lama ada di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut. Oleh karena itu, panitia sengaja melibatkan peserta dari berbagai kelompok, mulai dari anak-anak taman pengajian hingga Majelis Taklim.
“Generasi muda memiliki kewajiban untuk melestarikan budaya agar kegiatan seperti ini tetap ada di masa mendatang,” katanya.
Menariknya, selain pawai obor, masyarakat juga menyiapkan ratusan gelas kolak ubi yang dibagikan secara gratis kepada warga yang hadir. Sajian tradisional tersebut semakin menambah kehangatan suasana malam dan menjadi simbol kebersamaan antara warga dan peserta pawai.
Guntur menambahkan, tahun 2026 menjadi tahun kelima pelaksanaan pawai obor yang digagas oleh masyarakat Molosifat W. Setiap tahun, kegiatan tersebut selalu mendapat antusiasme tinggi dari warga.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi kreativitas generasi muda dalam menyelenggarakan kegiatan positif di tengah masyarakat.
Menurutnya, pawai obor merupakan salah satu bentuk kreativitas yang patut didukung karena mampu memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi remaja masjid.
“Pemerintah Kota Gorontalo memberikan ruang kepada Remamuda masjid untuk berkreasi, dan kami tentu mendukung kegiatan positif seperti ini,” kata Indra.
Pawai obor yang dimulai sekitar pukul 21.30 WITA itu berlangsung hingga pukul 22.30 WITA. Sepanjang jalur pawai, ratusan masyarakat terlihat memadati lokasi untuk menyaksikan iring-iringan obor yang menyala terang di malam hari.
Usai pawai, warga yang hadir juga menikmati kolak ubi yang dibagikan secara gratis oleh masyarakat Molosifat W, menutup rangkaian kegiatan dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.(antara)
Editor : Nur Fadilah