Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kue Kering Bone Bolango Laris Manis Jelang Lebaran, Pesanan Capai Ribuan Stoples

Nur Fadilah • Kamis, 12 Maret 2026 | 07:48 WIB

 

UMKM kue kering di Bone Bolango banjir pesanan saat Ramadhan
UMKM kue kering di Bone Bolango banjir pesanan saat Ramadhan

GORONTALOPOST – Bulan suci Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Sentra Kue Karawo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Permintaan kue kering melonjak tajam seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat yang mulai mempersiapkan hidangan khas untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Lonjakan pesanan tersebut membuat para pelaku UMKM harus bekerja lebih keras dengan meningkatkan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan konsumen.

Salah satu pelaku UMKM, Septi Viana Katili, mengatakan bahwa jumlah pesanan kue kering selama Ramadhan tahun ini meningkat drastis dibandingkan hari-hari biasa.

Pada bulan-bulan di luar Ramadhan, ia biasanya menerima pesanan sekitar 200 stoples kue kering per bulan. Namun selama Ramadhan 1447 Hijriah, jumlah pesanan yang masuk melonjak hingga sekitar 3.000 stoples.

“Pada bulan Ramadhan ini pesanan hingga hari ini sudah sekitar 3.000 stoples,” kata Septi di Gorontalo, Rabu.

Menurut Septi, meningkatnya permintaan kue kering tidak terlepas dari tradisi masyarakat yang mulai menyiapkan berbagai hidangan untuk disajikan kepada keluarga dan tamu saat perayaan Idul Fitri.

Di Sentra Kue Karawo Bone Bolango sendiri terdapat sekitar 35 pelaku UMKM yang aktif memproduksi berbagai jenis kue kering. Ragam varian yang dihasilkan pun cukup beragam, mulai dari kue karawo, tiramisu, cokelat, tulip, hingga berbagai jenis kue kering lainnya yang menjadi favorit masyarakat.

Harga produk yang ditawarkan juga bervariasi, tergantung pada jenis dan ukuran stoples. Kue kering tersebut dipasarkan dengan harga mulai dari Rp50 ribu hingga Rp350 ribu per stoples.

Tidak hanya dipasarkan di wilayah Gorontalo, produk kue kering dari sentra UMKM tersebut juga telah menjangkau pasar luar daerah. Sejumlah pesanan bahkan dikirim ke beberapa kota besar seperti Manado, Kendari, Makassar, hingga Jakarta.

Septi menilai meningkatnya permintaan selama Ramadhan menjadi momentum penting bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas jangkauan pasar produk lokal Gorontalo.

Dengan tren permintaan yang terus meningkat setiap tahun, para pelaku usaha berharap Sentra Kue Karawo Bone Bolango dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pusat produksi kue kering unggulan di daerah.(antara)

 

Editor : Nur Fadilah
#Gorontalo #Bone Bolango #kue kering #UMKM