Gorontalopost, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperkuat komitmen dalam memperluas akses layanan keuangan formal bagi masyarakat.
Upaya tersebut dipandang penting sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Safari Ramadan di Dimito, Bupati Rum Pagau Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Baznas
Komitmen tersebut mengemuka dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Ruang Dulohupa,
Kantor Gubernur Gorontalo.
Pertemuan ini menjadi forum penting bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk merumuskan arah kebijakan inklusi keuangan di tahun mendatang.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penyusunan program kerja TPAKD Tahun 2026 yang lebih terarah dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Prioritas diberikan pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah
perdesaan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menegaskan bahwa peningkatan inklusi keuangan menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan daerah.
Menurutnya, akses ke lembaga keuangan formal tidak hanya berkaitan dengan layanan simpan pinjam,
tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
“Ketika masyarakat memiliki akses ke sistem keuangan yang sehat dan terpercaya,
Baca Juga: Sinergi Pemkab Gorontalo dan DWP, Santunan dan Sembako untuk Santri Disabilitas di Telaga Jaya
mereka memiliki peluang lebih besar untuk memperkuat usaha dan memperbaiki taraf hidup,” ungkap Sugondo.
Selain itu, forum tersebut juga membahas upaya penguatan literasi keuangan
untuk melindungi masyarakat dari praktik investasi ilegal maupun pinjaman daring yang tidak memiliki izin resmi.
Pemerintah daerah berupaya menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi
dengan berbagai perangkat daerah agar akses permodalan bagi masyarakat semakin mudah dan aman.
Melalui pertemuan ini, sinergi antara pemerintah kabupaten/kota, otoritas jasa keuangan,
serta pimpinan lembaga perbankan di Provinsi Gorontalo diharapkan semakin solid.
Kolaborasi tersebut diyakini mampu membangun ekosistem keuangan yang inklusif sekaligus mendorong pelaku usaha lokal agar lebih kompetitif di masa depan.
Sugondo menambahkan, kerja sama lintas sektor menjadi faktor kunci untuk mempercepat pemerataan akses layanan keuangan di daerah.
Dengan dukungan tersebut, pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan dapat berlangsung lebih merata dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.(Mg-04)
Editor : Azis Manansang