Gorontalopost, LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai tancap gas menghadirkan program pendidikan untuk masyarakat kurang mampu.
Langkah strategis langsung diambil dengan mematangkan kesiapan administrasi demi mendapatkan restu pemerintah pusat untuk program Sekolah Rakyat.
Dipimpin Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, rombongan melakukan studi tiru ke
Kabupaten Boalemo yang dinilai lebih dulu mengimplementasikan program serupa.
Kunjungan tersebut bukan sekadar formalitas. Fokus utama diarahkan pada penguatan aspek administrasi,
mulai dari penyusunan proposal hingga mekanisme pelaksanaan program di lapangan.
Sugondo menegaskan bahwa kelengkapan administrasi menjadi kunci utama agar program Sekolah Rakyat bisa mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat.
Ia menilai program ini bukan sekadar inovasi kebijakan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat,
terutama kelompok yang selama ini belum tersentuh pendidikan formal.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Wonosari sebagai referensi konkret.
Dari hasil pengamatan, Pemkab Gorontalo melihat bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada perencanaan yang matang serta koordinasi lintas sektor yang solid.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pendidikan dan memperkuat sistem pendidikan inklusif.
Sugondo optimistis, dengan persiapan yang terstruktur dan matang, program Sekolah Rakyat di Gorontalo dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata.
Jika berhasil, program ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan formal.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang