Gorontalopost, LIMBOTO – Fakta mengejutkan terungkap dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Ternyata, masih banyak naskah kuno bernilai tinggi yang diduga tersimpan diam-diam di tengah masyarakat dan belum tersentuh pendataan resmi.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dalam kegiatan sosialisasi di Ruang Dulohupa, menegaskan bahwa kondisi ini menjadi alarm serius bagi pelestarian sejarah daerah.
Ia menyebut, dokumen kuno tersebut menyimpan identitas dan jati diri masyarakat Gorontalo.
Bupati menilai, tanpa langkah konkret, jejak sejarah bisa hilang begitu saja. Karena itu, pemerintah kini mendorong gerakan aktif
untuk menemukan, mencatat, dan menjaga keberadaan manuskrip yang masih tercecer di berbagai tempat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Gorontalo, Doni Lahatie, menjelaskan bahwa kegiatan ini fokus
pada identifikasi dan pendokumentasian ulang warisan budaya yang belum terdata.
Tujuannya agar nilai sejarah tetap terjaga dan bisa dimanfaatkan secara luas.
Pemda juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan melaporkan atau menyerahkan naskah kuno yang dimiliki agar dapat didigitalisasi.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat arsip budaya sekaligus mendukung dunia pendidikan dan penelitian di masa depan.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang